Breaking News:

Tokoh Pahlawan Nasional

Muhammad Mangundiprojo, Sosok Pejuang yang Kobarkan Perlawanan Terhadap Sekutu di Seluruh Surabaya

Sosok pahlawan nasional Muhammad Mangundiprojo. Ia merupakan pejuang yang terlibat dalam pertempuran maha dahsyat Indonesia di Surabaya.

paratokohlampung.blogspot.com
Sosok pahlawan nasional Muhammad Mangundiprojo. Ia merupakan pejuang yang terlibat dalam pertempuran maha dahsyat Indonesia melawan sekutu di Surabaya pada 10 November 1945. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Raden Muhammad Mangoendiprodjo pensiun sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 1951 dengan pangkat Mayor Jenderal. 

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Raden Muhammad Mangoendiprodjo lahir di Sragen, 5 Januari 1905 dan wafat di Bandar Lampung, 13 Desember 1988.

Ia merupakan salah satu tokoh pejuang pada pertempuran Surabaya 10 November 1945.

China Luncurkan Rudal Balistik Dong-Feng 26, Bisa Hancurkan Kapal Induk dan Bawa Hulu Ledak Nuklir

Sosok Amir Syarifudin, Pejuang di Tiga Masa, Seorang Sosialis, Dieksekusi Karena Peristiwa Madiun

Muhammad Mangundiprojo diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada 7 November 2014.

Muhammad Mangundiprojo adalah cicit dari seorang keturunan Sultan Demak, Sutodiwiryo atau Kiai Ngali Muntoha.

Muhammad Mangundiprojo lulus dari (Opleiding School Voor Inlandsche Ambtenaren) OSVIA pada 1927.

Setelah lulus dati OSVIA Muhammad Mangundiprojo pernah berprofesi sebagai Pamong Praja, wakil kepala jaksa, dan asisten wedana, di Jombang, Jawa Timur.

Namun setelah Jepang menduduki Indonesia, Muhammad Mangundiprojo bergabung menjadi anggota Pembela Tanah Air (PETA) pada tahun 1944.

Karier Militer

Setelah lulus pendidikan militer di Surabaya, Muhammad Mangundiprojo ditugaskan sebagai Daidancho atau Komandan Batalyon PETA di Sidoarjo, Jawa Timur.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved