Breaking News:

Stimulus Virus Corona

Trump akan Coba Jalankan Stimulus Virus Corona Sendiri Setelah Pembicaraan di Kongres Gagal

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan mereka akan merekomendasikan agar Trump mengeluarkan perintah.

Editor: Rizali Posumah
memegenerator.net
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disarankan untuk bertindak sendiri dalam memberikan bantuan kepada orang-orang AS yang terdampak pandemi virus corona, setelah pembicaraan dengan pejabat tinggi Demokrat di Kongres gagal pada Jumat (7/8/2020).

Saran ini diutarakan Pejabat Gedung Putih yang mencoba menengahi kesepakatan tentang undang-undang stimulus virus corona.

Sebagaimana yang dikutip Reuters, Sabtu (8/8/2020), Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows mengatakan mereka akan merekomendasikan agar Trump mengeluarkan perintah eksekutif selama akhir pekan.

Hal ini guna melanjutkan peningkatan tunjangan pengangguran, memulihkan moratorium penggusuran dan mengatasi masalah lainnya.

"Presiden ingin kami membuat kesepakatan. Namun sayangnya kami tidak membuat kemajuan apa pun hari ini," kata Mnuchin kepada wartawan setelah dia dan Meadows bertemu dengan Ketua DPR Nancy Pelosi dan pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer selama hampir 90 menit di Capitol Hill seperti diberitakan Reuters. 

Pandemi global memakan korban yang sangat besar di Amerika Serikat, menewaskan lebih dari 160.000 orang dan membuat puluhan juta kehilangan pekerjaan. 

Trump awalnya mengecilkan ancaman penyakit ini dan menuai kritik karena pesan yang tidak konsisten tentang langkah-langkah kesehatan masyarakat seperti jarak sosial dan masker.

Pembicaraan hari Jumat tampaknya menandai berakhirnya negosiasi tertutup yang dilakukan hampir setiap hari selama hampir dua minggu  antara keempat pemimpin, yang telah berusaha untuk menuntaskan kesepakatan tentang undang-undang untuk melanjutkan program bantuan Covid-19 yang berakhir pada akhir Juli.

Demokrat mengatakan mereka menawarkan untuk mengurangi paket bantuan virus corona senilai US$ 3,4 triliun yang diusulkan, yang disahkan DPR pada Mei tetapi Senat mengabaikannya, atau hampir sepertiga jika Partai Republik akan menyetujui lebih dari dua kali lipat tawaran balik US$ 1 triliun mereka.

Negosiator Trump menolak mereka.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved