HUT ke 75 Kemerdekaan RI
Ketua PPI Sulut Apresiasi Bupati Talaud dan Bupati Boltim karena Berani Rekrut Paskibraka 2020
Sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Utara termasuk juga pemerintah provinsi akan menggunakan tenaga Paskibraka 2019
Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) termasuk juga pemerintah provinsi akan menggunakan tenaga Paskibraka 2019 untuk bertugas pada upacara penaikan dan penurunan bendera tanggal 17 Agustus 2020 tepat pada momen ulang tahun kemerdekaan Indonesia.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulut Henro Kawatak ST saat dihubungi Kamis (6/8/2020) mengatakan terkait dengan pembentukan paskibraka tahun 2020 diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan masing-masing daerah.
Dalam hal tugas Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-75, ada daerah baik provinsi maupun kabupaten/jota yang tetap menugaskan paskibraka tahun 2019 dengan jumlah anggota bervariasi, ada 8 orang, ada 10 orang, ada 3 orang dan seterusnya.
• BRI Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan PIN ATM dan Data Pribadi
Namun ada juga daerah yang membentuk dan menugaskan paskibraka 2020 dengan jumlah anggota yang bervariasi pula.
"Nah kalau di Sulut sesuai pantauan PPI Sulut ada dua daerah yang melakaanakan pembentukan paskibraka tahun 2020 dan bahkan sudah memasuki tahapan pemusatan latihan sejak awal bulan Agustus 2020 ini. Dua daerah dimaksud adalah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Boltim," ujarnya.
Dia mengatakan PPI Sulut memberikan apresiasi kepada Bapak Bupati Kepulauan Talaud dan Bupati Boltim.
"Kami berpikir kalaupun menugaskan paskibaka tahun 2019, tetap akan menjalani pemusatan latihan yang otomatis ada pengeluaran dana seperti makan-minum, akomodasi, mungkin juga seragam paskibraka dan pelatih, serta kebutuhan-kebutuhan lain," kata Hendro Kawatak.
• Tempat Usaha Bakal Ditutup, Jika Tak Berlakukan Protokol Kesehatan
Dengan beberapa pertimbangan tersebut, kenapa tidak sekalian untuk membentuk paskibraka tahun 2020 dan melaksanakan pemusatan Latihan dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan pakai sabun / menyiapkan hand sanitizer.
Oleh sebab itu PPI Sulut berharap kirannya para kepala daerah untuk berkenan membentuk paskibraka tahun 2020 dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa untuk menjadi paskibraka tahun 2020.
"Sebagaimana disampaikan oleh salah satu tokoh paskibraka bapak Idik Sulaeman bahwa paskibraka ibarat 'pisau bermata dua. Di satu sisi untum melaksanakan tugas pengibaran bendera Merah Putih dan disisi yang lain adalah membentuk watak dan kepribadian kader-kader muda calon pemimpin bangsa di masa depan," pungkasnya.