Breaking News:

Berita Perahu Tengelam

Janwar Nelayan Asal Sitaro Syok, Ingat Kejadian Tengelam Perahu Motor di Pulau Mahoro

Dua orang nelayan asal kampung Kiama, Kecamatan Tagulandang Selatan yakni Iswadi Makensi (34) dan Janwar Mamahit (18) yang dinyatakan hilang.

IST
Iswadi Makensi (34) dan Janwar Mamahit (18) saat diberikan makan oleh warga Tapile 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua orang nelayan asal kampung Kiama, Kecamatan Tagulandang Selatan yakni Iswadi Makensi (34) dan Janwar Mamahit (18) yang dinyatakan hilang pada Selasa (4/8/2020) kemarin berhasil ditemukan.

Kedua nelayan tersebut ditemukan warga pada Rabu (5/8/2020) tepatnya 12.00 Wita di laut lepas belakang pulau Mahoro, Kampung Tapile, Kecamatan Siau Timur Selatan. Keduanya kemudian dibawah ke kampung Tapile

Setibanya di sana, Iswadi dengan lemas menceritakan penyebab mereka berdua nyaris merenggang nyawa. "Awalnya kita sedang melaut seperti biasa keluar dari pulau Tagulandang, untuk mencari nafkah pada Selasa (4/8/2020)," ujarnya.

"Kemudian tepat pukul 03.00 Wita saat kami sedang mencari ikan di depan pulau Tagulandang, tiba-tiba angin bertiup kencang sehingga perahu kami terbalik dan mesin langsung jatuh dan tenggelam," bebernya ngeri

Iswadi mengatakan, karena situasi gelap ditambah angin yang bertiup kencang, usaha mereka membalikan perahu gagal. "Sehingga kami hanyut dari depan Pulau Tagulandang hingga ke belakang Pulau Mahoro," terang dia.

"Saat hanyut pikiran saya hanya satu, bagai mana kami harus selamat, dan kita terus berdoa hingga akhirnya kita bertemu nelayan lainnya kemudian diselamatkan dan dibawah ke Kampung Tapile," tandasnya

Sementara Janwar Mamahi (18), masih terlihat syok dan lemas, mengingat dia mengalami tragedi tersebut pada usia yang masih mudah. (drp)

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved