Sulawesi Utara
ILUNI UI: Ego Sektoral Hambat Penanganan Covid-19 di Indonesia
Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) mengeluarkan pernyataan sikap yang merespons kondisi nasional di tengah pandemi Covid-19.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) mengeluarkan pernyataan sikap yang
merespons kondisi nasional di tengah pandemi Covid-19.
Pernyataan sikap ini disampaikan Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian dalam konferensi daring, Kamis (06/08/2020).
Dalam pernyataan tersebut, ILUNI UI memandang masih adanya ego sektoral dan perbedaan pengambilan kebijakan dalam
koordinasi penanganan Covid-19 antara lembaga, kementerian, dan pemerintah daerah (pemda).
“Kami menilai dalam hal penanganan wabah yang sifatnya nasional, kendali seharusnya berada di tangan pusat, lalu
disinergikan oleh pemda,” ujar Andre.
Ia pun mengemukakan solusi konsep kepemimpinan berbasis lokal yang mendorong semua pemangku
kepentingan memaksimalkan solidaritas.
Skenario tersebut dilakukan dengan variasi model-model yang menyesuaikan kultur lokal.
Sehingga penanganan perang menghadapi Covid-19 dapat bersifat menyeluruh dan terpadu.
“Konsep kepemimpinan berbasis lokal ini telah kami sajikan secara rinci didukung berbagai pendapat pakar dalam
kertas kerja rekomendasi penanganan Covid-19 dari ILUNI UI,” jelas Andre.
Selain itu, Andre juga berpendapat perlunya evaluasi substansial dalam aspek pemerintahan di bidang
kesehatan demi kepentingan publik.
Evaluasi tersebut terutama menyangkut perlindungan dan keselamatan tenaga kesehatan.
“ILUNI UI melihat keselamatan tenaga kesehatan merupakan hal yang krusial dalam penanganan pandemi.
Mereka adalah benteng terakhir penanggulangan pandemi Covid-19,” ujar dia.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya akan banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
Pada bulan Juli saja, jumlahnya telah mencapai lebih dari 800 kasus di seluruh Indonesia.
Untuk itu, ILUNI memandang perlunya upaya yang keras dan strategis dari pemerintah untuk melindungi tenaga kesehatan.
“Salah satunya dengan memastikan ketersediaan APD bagi seluruh tenaga medis di berbagai rumah
sakit di Indonesia,” sebut Andre.
Ia juga menyatakan ILUNI UI telah berkomitmen untuk membantu penyediaan APD, salah satunya dengan
menyalurkan donasi dari banyak korporasi untuk penyediaan APD di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19.
Lebih lanjut, ILUNI UI juga mengingatkan segenap komponen bangsa untuk waspada dan bersama-sama
menghadapi ancaman resesi ekonomi global.
“Beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Korsel telah diumumkan terkena resesi, bahkan
negara tetangga kita Singapura,” kata dia.
Dia juga menganjurkan adanya integrasi kebijakan melalui tata kelola pemerintahan yang solid dan
profesional untuk mengatasi ancaman resesi global tersebut.
Katanya, ILUNI UI telah melakukan berbagai diskusi untuk menganalisis permasalahan dan mencari solusi
dari ancaman resesi di kuartal ketiga.
“Kami juga memberikan sejumlah rekomendasi ekonomi dalam kertas kerja ILUNI UI,” tambah Ketua Tim
Koordinasi Relawan Gugus Tugas ini.
Meski begitu, ILUNI UI mengapresiasi inisiatif pemerindah untuk membentuk Komite Penanganan Covid-19
dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Hal ini menjadi langkah serius pemerintah untuk tetap memperhatikan aspek kesehatan di tengah usaha
membangkitkan sektor perekonomian Indonesia.
“ILUNI UI akan terus memantau dan memberikan kontribusi melalui berbagai rekomendasi untuk mengawal proses
penanganan Covid-19,” ujarnya Andre.
(Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)
BERITA TERPOPULER :
• Kabar Sedih Mantan Isteri Uje Umi Pipik Menderita Penyakit Mematikan, Abidzar Kesal hingga Nangis
• Sule Serius Jalani Hubungan dengan Ayu Ting Ting, Ayah Rozak Setuju, Ibu Bilqis Belum Peka
• Saling Senggol, Oknum TNI Koboi Tembak Leher Pemuda, Begini Kondisi Korban dan Nasib Pelaku
TONTON JUGA :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/iluni-ui-ego-sektoral-hambat-penanganan-covid-19-di-indonesia.jpg)