Breaking News:

Ledakan Beirut Lebanon

Ingat Ketika Lebanon Dibombardir Isrel Tahun 2006, Ini Cerita Saksi yang Selamat dari Ledakan Beirut

Pada 12 Juli sampai 14 Agustus 2006, terjadi perang antara Israel dengan kelompok Hezbollah yang dibantu beberapa paramiliter lain.

AFP
Beirut, Lebanon, diguncang dua ledakan dahsyat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BEIRUT - Ledakan yang terjadi di Beirut membuat seorang saksi teringat ketika lebanon dibom Israel pata Tahun 2006.

Ingatan sang sangksi tersebut muncul ketika dua ledakan besar terjadi di ibu kota Beirut.

Menurut informasi yang ada, saat ini sebanyak 78 orang tewas.

Sedangkan lebih dari 4.000 lainnya dikabarkan terluka dalam insiden yang terjadi di kawasan pelabuhan ibu kota.

Pray For Lebanon Trending di Twitter
Pray For Lebanon Trending di Twitter (Twitter)

Berbagai rekaman yang diunggah di media sosial memperlihatkan bagaimana jamur raksasa terbentuk dengan asap yang membubung berwarna oranye.

Terjunkan Ambulans, Pasukan Perdamaian TNI Bantu Evakuasi Korban Ledakan di Beirut, Lebanon

78 Tewas & 4.000 Luka-luka dalam Ledakan Beirut Lebanon, Gubernur Beirut: Seperti Bom Hirosima

Ada WNI yang Terluka Akibat Ledakan di Beirut Lebanon, KBRI Lakukan Pengecekan

Mohamed Najem, jurnalis yang berbasis di Beirut menuturkan, saat ledakan terjadi dia tengah berada di lantai 11 dengan kaca langsung pecah.

"Saya mendengar dua ledakan. Saat itu saya mengira bahwa bangunan akan segera runtuh," ujar dia dalam video yang dipublikasikan BBC Rabu (5/8/2020).

Tentara Lebanon membawa seorang lelaki yang terluka di sebuah rumah sakit setelah ledakan di pelabuhan ibukota Lebanon, Beirut pada 4 Agustus 2020. - Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang. , mengguncang bangunan dan mengirim gumpalan besar asap mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui.
Tentara Lebanon membawa seorang lelaki yang terluka di sebuah rumah sakit setelah ledakan di pelabuhan ibukota Lebanon, Beirut pada 4 Agustus 2020. - Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, melukai puluhan orang. , mengguncang bangunan dan mengirim gumpalan besar asap mengepul ke langit. Media Libanon membawa gambar-gambar orang yang terperangkap di bawah puing-puing, beberapa berlumuran darah, setelah ledakan besar, yang penyebabnya tidak segera diketahui. ((IBRAHIM AMRO / AFP))

Najem mengungkapkan, dia segera bersembunyi begitu kaca bangunan tempatnya berada berhamburan, dan mengaku menderita luka di kakinya.

Dia berujar begitu mendengar suara ledakan, pikirannya langsung menerawang ke momen 14 tahun silam, yakni ketika Israel mengebom Lebanon.

Pada 12 Juli sampai 14 Agustus 2006, terjadi perang antara Israel dengan kelompok Hezbollah yang dibantu beberapa paramiliter lain.

Keadaan di Beirut setelah diguncang dua ledakan dahsyat.
Keadaan di Beirut setelah diguncang dua ledakan dahsyat. (©STR/AFP)
Halaman
123
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved