Pariwisata
New Normal, Okupansi Perhotelan di Manado Membaik
Okupansi perhotelan di Manado, Sulut membaik seiring pelonggaran pembatasan sosial di masa New Normal
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Okupansi perhotelan di Manado, Sulut membaik seiring pelonggaran pembatasan sosial di masa New Normal.
Tingkat hunian kamar hotel-hotel di Manado beranjak naik sejak masa New Normal.
Di Gran Puri Hotel Manado misalnya, Ilona Emod, Director of Sales Gran Puri Manado mengatakan, saat ini okupansi hotel di hotel tersebut rata-rata 30 persen.
Hotel di bilangan Ranotana ini memiliki 152 kamar. "Saat ini mulai naik. Hari ini ada 20 kamar yang terisi," kata Ilona kepada Tribun Manado, Selasa (04/08/2020).
• Pemprov Siapkan Bantuan Tahap III Banjir Bolmong-Bolsel, Wagub: Perintah Gubernur Dibawa Langsung
Katanya, okupansi terdongkrak karena instansi pemerintah maupun perusahaan swasta menggelar event meskipun dalam skala kecil.
"Tamu-tamu keluarga yang menginap di akhir pekan juga mulai datang meskipun belum banyak," jelasnya.
Kurang lebih sama, tingkat hunian di NDC Resort and Spa Manado pun membaik.
Andreas, Assistant Sales Manager NDC Resort & Spa Manado mengatakan, okupansi resort itu lumayan bagus.
• KPU Manado Pastikan Tahapan Pilwako Berjalan Sesuai Protap Covid-19
"Rata-rata saat ini terisi 20-30 persen. Biasanya banyak di akhir pekan," ujar Andreas.
NDC sendiri punya 122 kamar berbagai tipe dan ukuran. Andreas bilang, masa New Normal tak serta merta langsung mendorong okupansi.
"Dengan kondisi pandemi ini, okupansi begitu sudah bagus," jelasnya.
Pihaknya memaksimalkan promo untuk memikat orang untuk datang. Pasalnya, untuk saat ini sulit mendapat tamu wisman atau turis domestik.
"Paling banyak tamu itu keluarga yang liburan akhir pekan. Makanya kami menggeber promo menginap," ujar dia.(ndo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/suasana-resepsionis-gran-puri-hotel-manado-selasa-04082020.jpg)