Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Politik

Demokrat-Golkar Nego 'Tukar - Guling' Dukungan Pilgub dan Pilwako Manado

Rencana koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat masih tarik ulur khusus di Pilgub dan Pilwako Manado.

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Anggota DPRD Sulut, Billy Lombok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rencana koalisi Partai Golkar dan Partai Demokrat masih tarik ulur khusus

di Pilgub dan Pilwako Manado.

Partai Demokrat masih menahan keputusan mengusung calon di Pilgub 2020, meski lobi terus

dilancarkan langsung DPP Golkar.

Soal kepastian dukungan Demokrat di Pilgub masih di tataran majelis partai, artinya menanti keputusan

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Posisi Demokrat sampai hari ini masih berproses di majelis Tinggi partai," kata Billy Lombok, Wakil Ketua DPRD Sulut dari Partai Demokrat.

Ia mengakui Demokrat sangat hati-hati melihat dan menilai kandidat.

"Kita mengukur elektabilitas dan kemampuan mengajak mitra koalisi," kata dia.

Siapa mitra koalisi Demokrat nanti? Kata Billy segala sesuatu bisa berkembang ke depan

Golkar pun mengakui lobi koalisi dengan Demokrat sudah dilancarkan di tataran DPP

"Sementara berproses ditingkat DPP," kata Jubir Golkar, Ferryando Lamaluta.

Koalisi Golkar-Demokrat sebenarnya sudah terbentuk di tataran Kabupaten/Kota.

Demokrat sudah mengusung Jilly Gabriela Eman figur jagoan Partai Golkar di Kota Tomohon.

Di Minsel, Demokrat pun mendukung calon yang diusung Golkar yakni Michaela Elsiana Paruntu - Ventje Tuela (MEP-VT).

Namun, justru sikap Demokrat mendukung Golkar itu tak berbalas pantun oleh Golkar di Kota Manado.

Padahal Kota Manado menjadi daerah penting, basis terakhir Partai Demokrat di Sulut yang mengusung

pasangan Mor Dominus Bastian dan Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP)

Alih-alih mendukung pasangan usungan Demokrat, Golkar masih kukuh mengusung Jimmy Rimba Rogi

dan sedang berupaya membangun koalisi menjadi lawan Partai Demokrat.

Pengamat Politik Sulut, Taufik Tumbelaka mengatakan, kenapa Demokrat belum juga mengeluarkan putusan

berkoalisi dengan Golkar karena ada deal yang belum rampungnya.

"kalau saya lihat sih ini belum deal politik tukar guling ya," kata dia.

Kepentingannya apa dulu? Partai Demokrat punya kepentingan memenangi Pilkada Manado, basis terakhir partai ini.

Demokrat butuh dukungan Golkar memenangi Mor-HJP. Sementara Golkar masih kukuh usung calon sendiri.

Kepentingan Golkar apa? Memenangi Pilgub mengusung CEP-SSL.

"Istilah tukar guling ini supaya koalisinya sepaket. Kalau belum deal maka belum ada keputusan dikeluarkan," ungkap dia.

Tukar gulingnya Golkar bantu Demokrat di Manado, lalu Demokrat bantu Golkar memenangi Pilgub.

Sedari awal memng Golkar gencar mendekati Demokrat, karena setiap koalisi membutuhkan jejaring ke bawah.

Makin banyak pendukung maka makin memudahkan menutup wilayah kosong.

Harusnya lebih efektif jika koalisi ini sepaket dukungan di Pilgub sama dengan dukungan di kabupaten/kota.

(Tribunmanado.co.id/Ryo Noor)

BERITA TERPOPULER :

 Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas di Tempat Setelah Motor yang Ditumpanginya Ditabrak Mobil

 Sosok Irjen Panca Putra Simanjuntak, Kapolda Sulut Baru, Lakukan 21 OTT saat Direktur Penyidikan KPK

 Artis Cantik & Terkenal di Thailand Depresi Pacar Meninggal, Jadi Gelandangan hingga Ditemukan Tewas

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved