IDI Minta Polisi Turun Tangan: Profesor Hadi Klaim Temukan Obat Covid-19

Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video wawancara antara musisi Erdian Aji Prihartanto

shutterstock
Ilustrasi Vaksin 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video wawancara antara musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji, dengan seorang pria yang mengaku profesor bernama Hadi Pranoto. Anji menyebut Prof. Hadi Pranoto itu sebagai pakar mikrobiologi dan penemu obat Covid-19.

Otto Urus Kasus di Bareskrim: Pertanyakan Dasar Penahanan Djoko Tjandra

”Yang merupakan karya anak bangsa, yang sudah menyembuhkan ribuan orang. Sudah banyak banget yang menghubungi saya melalui DM maupun tim, meminta obat ini. Sabar ya, dalam waktu seminggu ini saya akan berikan info di mana bisa mendapatkannya," tulis Anji dalam unggahan di akun Instagramnya.

Dalam video wawancaranya dengan Anji berdurasi sekitar 31 menit itu, Hadi mengklaim dirinya telah menemukan obat herbal antibodi yang mampu menyembuhkan Covid-19 dalam hitungan 2-3 hari.  Video wawancara itu diunggah di akun Youtube Anji pada Jumat (31/7) lalu.

Dalam wawancara itu Hadi mengaku dirinya telah mendistribusikan antibodi temuannya ke sejumlah wilayah Indonesia seperti, Jawa, Bali, dan Sumatra. Hadi juga mengklaim, obat herbal tersebut bisa menyembuhkan ribuan pasien yang terkena corona. 

Soal pertemuan dan wawancara dengan Anji itu, Hadi mengaku terinspirasi dengan mantan vokalis band Drive itu yang dipandangnya memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap bencana Covid-19. "Malah Anji lebih berkonsentrasi bagaimana mencari solusi untuk kita bersama-sama untuk membantu masyarakat untuk terbebas dari Covid-19," kata Hadi. 

Atas kepedulian Anji dengan isu Covid-19, maka ia dan tim risetnya mau berbicara soal herbal atau obat antibodi yang ia temukan. Ia mengaku, tim risetnya telah meneliti obat herbal tersebut sudah dalam jangka waktu yang lama. "Kebeneran (kebetulan) Mas Anji pengin tahu apa sih herbal yang kita dapat, kenapa bisa menyembuhkan COVID-19 dan seterusnya makanya kita jelaskan," tambahnya.

Hadi pun mengaku sudah memproduksi ribuan botol obat herbal. Meski begitu, ia mengatakan ada kendala dari segi anggaran dan biaya dalam produksi obat herbal tersebut. Untuk itu, ia meminta bantuan masyarakat yang mampu untuk membantunya. 

Hadi menambahkan, obat antibodi temuannya tak memiliki efek samping. Sebab, obat tersebut terbuat dari bahan herbal dan dikemas seaman mungkin. "Orang kecil, dewasa, orang hamil dan seterusnya alhamdulillah sampai saat ini temen temen bisa merasakan khasiat obat itu," tambahnya. "Sebagai negara yang mempunyai kekayaan alam dengan herbal yang cukup besar dan kita bisa manfaatkan kepentingan masyarakat sendiri menguatkan antibodi," tegasnya. 

Arab Saudi Tahan 2.000 Jemaah Haji Ilegal

Ia menyebut pihaknya dan Anji akan membuat acara kegiatan kerja bakti nasional untuk Covid-19 dengan berbagi jamu herbal tersebut. Meski begitu, untuk lokasinya belum ditentukan. "Nanti kita lagi susun kapan pertamanya untuk kegiatan amal bakti nasional itu," ujarnya.

Wawancara antara Anji dengan Hadi Pranoto itu kemudian langsung menjadi trending di Twitter. Banyak netizen yang menyoroti mengenai isi wawancara. Termasuk soal latar belakang Hadi yang mengaku sebagai profesor ahli mikrobiologi.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved