Manado

Gadis Cantik Manado Biasakan Bersosialisasi Lewat Medsos di Tengah Pandemi Covid-19

Penerapan Physical Distancing yang kini diterapkan di seluruh daerah di Indonesia demi memutus rantai penyebaran Covid-19 mengharuskan warga.

IST
Torang Kanal Begi Aurellia Kuron 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Penerapan Physical Distancing yang kini diterapkan di seluruh daerah di Indonesia demi memutus rantai penyebaran Covid-19 mengharuskan warga untuk menjaga jarak.

Selain itu dengan adanya kebijakan New Normal dijadikan acuan pemerintah daerah untuk mencegah terjadinya kontak fisik atara warga termasuk kegiatan perkuliahan, sekolah dan bekerja.

Begi Aurellia Kuron selama Pandemi semua aktivitas dipusatkan di Rumah, mulai dari Kuliah sampai bersosialisasi juga janya via Medsos saja.

Ia mengaku semejak di rumah, awalnya memang bosan tapi lama-kelamaan mulai bisa beradaptasi dan jadi semakin Produktif.

"Sekarang kesibukan lebih fokus buat susun Skripsi, disamping itu juga ada Bisnis desert kecil-kecilan lewat online buat mengisi waktu, terus ada beberapa Platform yang undang buat jadi Narasumber di Medsos, jadi bisa tetap memotivasi Generasi Muda diluar sana," katanya.

Gadis kelahiran Manado, 12 Mei 2000 ini pun mengalami kesulitan yang di rasakan tentu saja banyak sekali kegiatan yang dipending, mulai dari event pariwisata, kebudayaan sampai pendidikan.

Perekonomian Juga Terhambat dan Dampaknya bisa dirasakan semua Orang. Contohnya yaitu biasanya harus kuliah di kampus sekarang via daring.

"Apalagi saya juga sekarang semester akhir dan harus menghadapi ujian, terpaksa ujian tersebut harus dilaksanakan via daring dan Konsultasi ke Dosen juga jadi Lumayan kurang Efektif.

Begitu juga dengan Event Pariwisata, sebagai duta Wisata Provinsi Sulut seharusnya akan banyak Event Internasional maupun Nasional yang akan diikuti oleh saya (sebagai Wakil 1 Noni Sulut) juga teman-teman duta daerah lainnya tapi harus di cancel karena Pandemi.

Selain itu banyak Juga orang" yang terpaksa Harus dirumahkan bahkan ada yang sampe kehilangan Pekerjaan karena Covid-19," tandasnya.

Menurut gadis yang akrab disapa Aurel ini, adanya Rapid Test dan Swab Test sangat penting khususnya untuk orang-orang yang bepergian keluar kota agar dapat di track kondisi mereka.

"Kalau bisa sih diperluas skalanya Untuk seluruh masyarakat agar pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih efektif untuk mengontrol agar tidak semakin bertambah pasien Covid-19 di Indonesia khususnya di Sulut," ungkapnya.

Pemilik alamat instagram @aureliakuron ini turut merasakan perbedaan antara normal baru dengan normal lama. Ia mengaku perbedaannya sangat besar.

"Dengan Keadaan Normal baru saat ini dibandingkan dengan Normal yang lama, masyarakat semakin memperhatikan kebersihan dan kesehatan mereka.

Ada beberapa kebiasaan baru yang ditambahkan sebagai gaya hidup masyarakat saat ini mulai dari wajib memakai masker dimanapun kita pergi, menerapkan sosial distancing, lebih rajin mencuci tangan, membawa antiseptik kemanapun kita pergi juga kesadaran diri juga semakin meningkat dalam menjaga diri," urainya.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved