Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Saddam Hussein, Presiden Irak yang Tewas Digatung Rakyatnya Sendiri, Dikenal Sebagai Diktator Barbar

Pada awal tahun 1980 sampai 2000-an, Saddam Hussein sangat terkenal di dunia karena dia adalah Presiden Irak.

Editor:
Banjarmasin Pos
Saddam Husein di hari-hari akhirnya. ia sempat dipukuli dan diludahi para pembelotnya sebelum meninggal di tiang gantungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID -- Fakta menjelang ajal Saddam Hussein, sosok pemimpin yang tewas di tiang gantungan.

Detik-detik ajal Saddam Hussein di tiang gantungan bahkan tak banyak yang diketahui.

Saddam Hussein merupakan seorang pemimpin yang memimpin irak selama bertahun-tahun.

Masihkah Anda ingat siapa itu Saddam Hussein?

Pada awal tahun 1980 sampai 2000-an, Saddam Hussein sangat terkenal di dunia karena dia adalah Presiden Irak.

Dia bahkan memimpin Irak selama bertahun-tahun, dari pada periode 16 Juli 1979 hingga 9 April 2003.

Namun, pada 30 Desember 2006, pemimpin karismatik Irak ini tewas digantung oleh rakyatnya sendiri.

Setelah Amerika Serikat (AS) menginvasi Irak, terjadilah pemberontakan di Irak, hingga akhirnya ia diadili ramai-ramai oleh para pembelot.

Berkat AS, dunia pun akhirnya lebih banyak mengenal Saddam sebagai diktator barbar yang sewenang-sewenang.

berbagai sumber Saddam Hussein. Benarkah telah tewas?
berbagai sumber Saddam Hussein. Benarkah telah tewas? (montase)

Tapi, seorang tentara AS yang ditugasi menjaga Saddam di hari-hari terakhirnya, menyimpan kisah mengejutkan soal sosok Saddam Husein.

Tentara itu bernama Will Bardenwerper.

Ia merupakan 1 dari 12 tentara di kesatuan 551 Polisi Militer Amerika, yang memang ditugaskan menjaga hari-hari terakhir Saddam Husein.

Kesaksian Bardenwerper, diungkapkan lewat buku berjudul 'The Prisoner in His Palace: Saddam Hussein, His American Guards, and What History Leaves Unsaid'.

Lewat buku ini, Bardenwerper mengisahkan sisi-sisi humanis Saddam, yang selama ini selalu ditutup-tutupi oleh AS.

Bardenwerper mengatakan, di penghujung hidupnya, Saddam dilihatnya sebagai sosok yang sopan dan bersahaja.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved