Berita Daerah

Panitia Pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu Dibentuk, 7 Desa Masuk Wilayah Pemekaran

Pembentukan panitia pemekaran merupakan bukti serius Pemkab Boltim untuk pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu.

Istimewa
Saat pembentukan panitia pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu bwberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Panitia pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu telah dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Boltim.

Pembentukan panitia pemekaran merupakan bukti serius Pemkab Boltim untuk pemekaran Kecamatan Buyat Bersatu.

Kepala PMD Uyun Pangalima mengatakan, pembentukan panitia tersebut sudah melalui pembahasan dan panitia pemekaran yang diambil dari para tokoh, masyarakat dan pemuda di Desa Buyat bersatu termasuk Desa Bukaka.

Pembentukan panitia pemekaran tersebut diputusakan melalui rapat musyawarah bersama Kadis PMD Uyun Pangalima, Camat Kotabunan Ahmad Alheid, Sekretaris Kecamatan, Sangadi, Sekdes dan Aparat Desa bersama BPD serta Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Buyat Bersatu.

Kepala Dinas PMD Uyun Pangalima mengatakan, selama proses ini berjalan dirinya berpesan kepada masyarakat Buyat Bersatu untuk menjaga keamanan selama tahapan pemekaran guna terwujudnya Buyat Bersatu menjadi Kecamatan yang baru.

“Saya harap masyarakat Buyat Bersatu agar dapat menjaga keamanan wilayah sehinggah pemekaran ini dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Kotabunan Ahmad Alheid mengatakan, yang pertama adalah harus optimis mewujudkan Buyat Bersatu menjadi Kecamatan baru.

“Bapak Bupati telah menyampaikan komitmennya bahwa Buyat bersatu harus jadi satu Kecamatan,” ujar Alheid.

Salah satu dasar wilayah Buyat ini harus dimekarkan karena berada di perbatasan dengan kabupaten tetangga yakni Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

“Kalau untuk urusan pemekaran wilayah yang namanya daerah perbatasan ini sangat mengikat, itu sesuatu yang amat dipertimbangkan,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved