Pilkada 2020

'Singkirkan' Amalia Landjar, PDI Perjuangan Boltim Siapkan Kejutan di Injury Time

Hingga saat ini PDI Perjuangan belum memberikan SK calon kepala daerah di Pilkada Kota Manado, Tomohon dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim)

Tribun manado / Siti Nurjanah
Wakil Ketua DPRD Boltim Medy Lensun 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Hingga saat ini PDI Perjuangan belum memberikan SK calon kepala daerah di Pilkada Kota Manado, Tomohon dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Medy Lensun mengatakan, untuk Boltim akan diumumkan pada injury time.

"Boltim punya akan diumumkan pada injury time, untuk waktunya kapan, sekira paling lambat Agustus, nanti akan ada kejutan," ucapnya.

Nama Amalia Landjar digadang-gadang tak akan mendapatkan SK PDI Perjuangan untuk maju Pilbup Desember mendatang.

Investor Eco Family Hotel Ketemu Gubernur Olly, Proyek Gedung 15 Lantai itu Siap Toping Off

Senter hal itu dikarenakan sang ayah yang tak lain Bupati Boltim Sehan Landjar yang telah mendapatkan SK Golkar dan PAN untuk maju Calon Wakil Gubernur Sulut berpasangan dengan Christiany Eugeania Paruntu (CEP).

Terkait hal tersebut, Medy Lensun pun dengan tegas mengatakan, PDI Perjuangan tidak mungkin mengusung Amalia Landjar.

"Saya kira tidak mungkin PDI Perjuangan mengusung Amalia Landjar," ucapnya.

Menurutnya, koalisi Golkar – PAN di Pilkada gubernur dan wakil Gubernur Sulut, otomatis akan mempengaruhi koalisi yang ada di daerah.

Gadis Cantik di Manado Ini Perbanyak Berdoa di Tengah Pandemi Covid-19

"Namun kami tetap menghargai sikap politik yang telah diputuskan baik PAN maupun Golkar untuk berkoalisi," ucapnya.

Ia menambahkan, di PDI Perjuangan pun memiliki sikap dan keputusan tersendiri untuk menentukan siapa yang akan dipilih untuk maju Pilbup Desember mendatang.

"Kami punya mekanisme untuk menentukan ataupun memutuskan," ucapnya.

Ia menyebutkan, pihaknya tengah melakukan survei terhadap para calon yang sudah mendaftar di PDI Perjuangan.

"Kader-kader tersebut di antaranya, Oskar Manoppo, Sam Sachrul Mamonto, Jusnan Mokoginta dan Suhendro Boroma. Saat ini masih sementara survei. Setelah survei DPP akan menentukan siapa yang akan ditugaskan nanti," bebernya. (ana)

Gelapkan Motor Milik Teman, Alasannya untuk Urus Perikahan

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved