Breaking News:

Update Virus Corona Sulut

Ini Penjelasan Biaya Pengobatan Pasien Covid-19

Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sulut, membuat pasien yang tengah menjalani perawatan saat ini mencapai 1.033

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/ Don Ray Papuling
dr Steaven Dandel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Terus bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sulut, membuat pasien yang tengah menjalani perawatan saat ini mencapai 1.033 orang.

Meski begitu dalam penanganan setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu berbeda, sehingga biaya perawatannya juga berbeda

Hal tersebut diungkapkan juru bicara gugus tugas Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel. Ia menjelaskan tidak adanya perawatan pasti pada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 membuat biaya perawatan masing-masing pasien itu berbeda-beda.

"Kebanyakan treatmen penanganan pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan itu berdasarkan dengan komorbid atau penyakit bawaan mereka, misalnya pasien Covid dengan komorbid jantung, maka yang di rawat adalah penyakit jantungnya. Begitupun diabetes, kita rawat sebagaimana merawat pasien diabetes, hanya saja perbedaanya mereka dirawat di ruang isolasi," jelas dia.

Kadis PMD: Hukum Tua Jangan Terlibat Politik Praktis

Khusus yang tidak bergejala dan bergejala ringan, tambah Dandel maka mereka sudah tidak dirawat di rumah sakit, hanya melakukan isolasi mandiri selama 10 hari hingga masa inkubasi selesai, kemudian langsung dinyatakan sembuh.

"Untuk biaya perawatan perhari itu bervariasi antara Rp 0 hingga Rp 7 juta yang dikali dengan lama perawatan misalnya 14 hari, berkisar Rp 98 juta, serta tergantung penyakit komorbid yang diderita apalagi kalau sampai dirawat di ICU dengan berbagai tindakan medis dan alat penunjang tentu akan semakin memperbesar biaya perawatan," ucapnya

Kalau terkait berapa anggaran yang digunakan per pasien secara rinci saya tidak bisa sebutkan, karena penanganan pasien Covid-19 itu diserahkan langsung ke masing-masing rumah sakit, hingga proses claimnya, yang langsung dilakukan tim verifikasi yakni BPJS.

"Kami gugus tugas hanya menangani dara epidemiologi, bukan teknis perawatan pasien, kalau ingin lebih terperinci, harus mengecek di masing-masing rumah sakit, karena seperti yang saya bilang tadi perawatannya berbeda, sehingga biayanya juga berbeda, dan itu bukan data epidemiologi, yang harus kami kumpulkan," tegasnya. (drp)

BREAKING NEWS: Lakalantas Tunggal, Aiptu Frans Ditemukan Tak Bernyawa, Masih Pakai Seragam Polri

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved