Breaking News:

Berita Mitra

Tambang Ilegal di Ratatotok Kembali Menelan Korban, Maxi Tewas Tertimbun Material

Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hutan lindung Kebun Raya Megawati Soekarnoputri lagi-lagi memakan korban

Istimewa
Korban Tambang Ilegal di Ratatotok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATATOTOK - Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hutan lindung Kebun Raya Megawati Soekarnoputri lagi-lagi memakan korban.

Pada Selasa (21/7/2020), satu Warga Kecamatan Dumoga Timur Desa Bumbungon Kabupaten Bolaang Mangondow Timur (Boltim) Maxi Taroreh tewas tertimbun material, di galian lubang di lokasi yang dinamakan Kolam.

Dari informasi yang dihimpun tribunmanado.co.id, korban bersama rekan-rekannya melakukan penambangan gelap atau dalam dunia tambang dikenal dengan istilah ‘kalikit'.

Penambang melakukan langkah seperti itu, karena kawasan tersebut merupakan hutan lindung dan tidak diperkenankan ada aktivitas pertambangan di lokasi Kebun raya yang memiliki luas 221 hektare tersebut.

IJB Net Temui Gubernur Olly, Tertarik Kembangkan Investasi Biofuel

Karena memiliki hasil bumi yang luar biasa, niat masyarakat untuk menimbah emas tidak bisa dipungkiri. Alhasil sudah ada sejumlah warga yang tertimbun di lokasi tersebut.

Kapolsek Ratatatotok Iptu Stanly Korua membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Memang benar, kami mendapat informasi ada penambang yang tewas kemarin, saat menggali material akibat terjadi longsor kemudian menimpa korban ," terang Korua.

Setelah menerima informasi tersehut, pihak Kepolisian setempat langsung menuju ke lokasi kejadian, namun saat tepat berada di lokasi, korban yang tertimbun sudah tidak ada.

"Kami sudah ke lokasi kejadian, namun sesampai dilokasi kami tidak menemukan korban. Dari informasi, korban langsung dibawa pulang teman-temanya ke pihak keluarga," ungkapnya. (Ano)

BEREDAR KABAR Fahri Hamzah Gantikan Moeldoko Jadi KSP Setelah Bertemu Jokowi, Ini Tanggapannya

Penulis: Giolano Setiay
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved