Breaking News:

Info BMKG

INFO BMKG: Meski Kemarau Berlanjut Sampai Oktober, Sejumlah Wilayah Ini Berpeluang Hujan Deras

BMKG menginformasikan, dari 342 daerah Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 64 persen ZOM telah memasuki musim kemarau hingga pertengahan Juli.

Tribun Manado/Dewangga Ardhiananta
Ilustrasi hujan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi terkait cuaca di Indonesia berdasarkan analisis kondisi cuaca dan iklim.

Menurut analisis BMKG, meski musim kemaru akan berlanjut hingga Oktober, namun sejumlah wilayah Indonesia masih merasakan turun hujan deras, bahkan sampai menimbulkan bencana banjir.

BMKG menginformasikan, dari 342 daerah Zona Musim (ZOM) di Indonesia, sebanyak 64 persen ZOM telah memasuki musim kemarau hingga pertengahan Juli.

Bahkan, 30 persen ZOM telah mengalami kondisi kering karena tidak mendapati hujan berturut-turut dalam kurun waktu 21 hingga di atas 61 hari.

Akan tetapi, Deputi Bidang Klimatologi BMKG Drs Herizal MSi mengungkapkan bahwa musim kemarau masih akan terus berlanjut hingga Oktober mendatang.

Bersamaan dengan itu, sejumlah wilayah di Indonesia justru untuk daerah yang tidak atau belum mengalami kemarau perlu mewaspadai adanya potensi curah hujan dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi dalam empat bulan ke depan.

Potensi itu, kata dia, didasarkan pada kondisi suhu muka air laut perairan Indonesia yang masih cukup hangat. Sehingga, dapat menyuplai cukup air ke atmosfer akibat proses penguapan.

Tidak hanya itu, terdapat berbagai faktor lain yang juga berpotensi menimbulkan peningkatan aktivitas pembentukan awan konvektif di Indonesia sebelah utara ekuator, terutama di Indonesia bagian timur dan tengah.

Faktor-faktor tersebut antara lain adalah aktivitas gelombang ekuator tropis yaitu gelombang Kelvin dan Rossby, serta aliran massa udara Samudera Pasifik yang masuk ke Indonesia.

Oleh sebab itu, berikut daftar wilayah waspada curah hujan tinggi hingga sangat tinggi empat bulan ke depan.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved