PLN UIW Suluttenggo
Dukung KEK Likupang, PLN UIW Suluttenggo Tanam 10 Ribu Bibit Mangrove di Kalinaun
Penanaman bibit mangrove dipusatkan di Desa Kalinaun Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Lokasi KEK Likupang.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagai salah satu ekosistem yang sangat bermanfaat bagi lingkungan, pelestarian hutan mangrove menjadi salah satu fokus utama PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara.
Dua instansi ini bersinergi dalam rangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli yang mengambil fokus pada pengembangan ruang terbuka hijau ramah keluarga dan anak sebagai kawasan Electrifying Lifestyle.
Sebagai tahap awal, dua instansi ini melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove untuk mendukung ekosistem dan perekonomian masyarakat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi, sebagai kawasan Destinasi Super Prioritas.
Penanaman bibit mangrove dipusatkan di Desa Kalinaun Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara. Lokasi ini masih masuk dalam salah satu desa yang berada di KEK Likupang.

Turut hadir dalam acara tersebut Mewakili Gubernur Sulut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Praseno Hadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut Ir. Marly Gumalag, General Manager PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo Leo Basuki, Senior Manager SDM & General Affairs Galih Chrissetyo, Lembaga Swadaya Masyarakat Manengkel Solidaritas Sella Runtulalo, Kepala Desa Kalinaun Eldat Tinungki serta aktivis dan relawan penggiat lingkungan hidup.
Praseno Hadi mengatakan, Pemprov Sulut sangat mengapresiasi PLN melalui program CSR pelestarian kawasan hutan mangrove.
Katanya, hal ini sebagai salah satu tindakan nyata untuk berdamai dan melestarikan alam sekitar.
"Mungkin untuk kita yang sekarang sedang berusaha melestarikan alam seperti penanaman bibit mangrove ini belum bisa merasakan manfaatnya dalam waktu dekat namun akan sangat terasa bagi anak dan cucu kita kelak” tutur Praseno.
Senada, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulut, Ir Marly Gumalag MSi menyampaikan terima kasih kepada PLN yang sudah mengambil bagian dalam kegiatan pelestarian alam.
“Ini merupakan sebuah langkah nyata bagi kita untuk menyelamatkan alam sekitar. Kedepan bukan hanya berhenti pada tahap penanaman saja, namum semoga bisa berlanjut pada tahap pemeliharaan dan monitoring untuk bibit yang telah ditanam sehingga manfaat dari mangrove ini dapat dirasakan kita bersama,” kata Marly.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo Leo Basuki menyampaikan, penanaman mangrove ini merupakan salah satu bentuk partisipasi aktif PLN dalam program pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Ia bilang, PLN menyadari bahwa keberadaan mangrove sangat penting bagi pengendalian ekosistem terlebih khusus yang ada disekitar pesisir pantai, untuk itu tentu PLN sangat concern terhadap keberadaan mengrove ini.
"Kedepan semoga hubungan harmonis antara PLN, para stakeholder, dan masyarakat terus terjalin untuk mewujudkan lingkungan lestari agar tercapai kesadaran atas tanggung jawab dalam menjaga bumi demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ujar Leo.
Senior Manager SDM & General Affairs Galih Chrissetyo yang menangani fungsi CSR menambahkan, program PLN Peduli ini komit pada pembangunan CSR dengan fokus Sustainable Development, Goals (SDGs).
Di mana , harapannya setiap program CSR yang divanangkan PLN bisa menyasar pada 17 program SDGs yang salah satunya yaitu terkait pelestarian ekosistem kelautan dan peningkatan perekonomian masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.