Breaking News:

New Normal

New Normal Picu Kekhawatiran Tenaga Medis, 'Saat Ini Saja Kami Sudah Kepayahan'

Pemerintah Indonesia memilih new normal untuk menggerakkan kembali roda ekonomi dengan tetap menjalankan prosedur Covid 19.

(Shutterstock)
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - New normal dianggap sebagai jalan terbaik untuk meniti hidup di era pendemi Covid 19.

Pemerintah Indonesia memilih new normal untuk menggerakkan kembali roda ekonomi dengan tetap menjalankan prosedur Covid 19.

Khalayak pun menyambut gembira datangnya new normal.

Berarti usaha bisa pulih. Karyawan yang di PHK bisa kembali bekerja.

Namun tak semua semringah. Ada pula yang bermuram durja. Mereka adalah para tenaga medis yang setiap harinya bergelut dengan pasien Covid 19.

Mereka yang selama ini sudah menderita - karena beratnya beban pekerjaan dan belum cairnya insentif tenaga medis - akan
tambah menderita.

"Jelas kami was was, akan ada banyak cluster baru dan pasien semakin banyak, ini saja kami rasa rasanya sudah mau menyerah," kata seorang perawat di RS Kandou yang enggan disebut namanya.

Perawat wanita ini mengaku sudah kepayahan menangani pasien yang kian banyak. Di sisi lain, tenaga medis kian berkurang.

"Ada yang diisolasi, ada yang tidak diizinkan melayani karena umur mereka sudah di atas 50 tahun dan punya penyakit," kata dia.

Di rumah, dia bercerita, sudah lama ia menjalani hidup terpisah dengan anak.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved