Sulut Maju

Mendagri Tito Karnavian Optimistis Pilkada di Sulut Sukses, Sentil Soal Kesiapan Anggaran

Istimewa
Pilkada serentak ini jadi bahasan inti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika melakukan kunjungan kerja ke Sulut, Kamis (16/7/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Provinsi Sulut akan menggelar 8 Pilkada serentak terdiri dari Pilgub, 4 Pilkada Kabupaten dan 3 Pilkada Kota.

Pilkada serentak ini jadi bahasan inti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika melakukan kunjungan kerja ke Sulut, Kamis (16/7/2020).

Mendagri menggelar Rapat koordinasi membahaa Covid 19 dan Pilkada bersama Gubernur Olly Dondokambey, jajaran Forkopimda, bupati / wali kota serta jajaran penyelenggara Pemilu.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian danĀ Gubernur Olly Dondokambey pada Kamis (16/7/2020).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Olly Dondokambey pada Kamis (16/7/2020). (Facebook Gubernur Olly Dondokambey)

Tito sempat menyentil soal kesiapan anggaran Pilkada. Anggaran ini khusus disiapkan pemerintah daerah lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

"Janji kepala daerah untuk NPHD harus ditepati," kata dia.

Ia mengharapkan, sumber anggaran inj dapat dieksemusi hingga 100persen ke KPU, Bawaslu dan pihak keamanan, jika belum, maka dana dikucurkan bertahap tapi di saat yang tepat, menyesuaikan dengan tahapan penyelenggara.

"misalnya ini sedang Pemutahiran data pemilih, maka anggarannya harus siap, jangan sampai mau beli masker, tidak ada uang, " ujarnya.

KPU tak bisa bekerja tanpa anggaran. Dari data yang disodorkan kepadanya, didapati tidak ada persoalan serius soal pemenuhan anggaran KPU dan Bawaslu.

Ia bahkan optimistis dan gembira di Sulut, paling rendah anggaran sudah dipenuhi hingga 40 persen.

"Dari 8 daerah menggelar Pilkada 5 daerah di antaranya ternyata sudah100 persen diberikan ke KPU dan Bawaslu, " ujarnya.

Daerah dimaksud yakni Boltim, Bolsel, Tomohon, Minsel dan Manado.

Daerah lainnya yakni Sulut, Minut, dan Bitung sudah sekitaran 40 persen.

"Cukup baik, 40 persen tapi roadmapnya jelas, daerah lain ada yang baru 15 persen," kata Mantan Kapolri ini.

Anggaran pun bisa dikucur bertahap sesuai tahapan.

Ia tak ragu menyebut Sulut dari segi anggaran Pilkada sudah siap, "Saya optimis dengan angka ini, " ujarnya.

Tito pun sempat menyentil soal kemampuan fiskal. Ia mendapati ada daerah yang jika memenuhi semua total anggaran Pilkada maka bisa mengalami kesulitan anggaran. Contohnya Minut.

"Minut ini bisa minus jika melihat kemampuan fiskal, angkanya merah bisa defisit, " kata dia.

Daerah seperti ini kata Mendagri akan diprioritaskan transfer Dana Alokasi Umum (DAU)

"Kalau DAU ditunda nggak punya uang," kata dia.

Ia akan membicarakan masalah ini ke Kemenkeu agar daerah bisa memenuhi anggaran Pilkada. (ryo)