Breaking News:

Warga Tetap Ngeyel Berburu Pokemon Saat Melbourne Lockdown Lagi Karena Kasus Covid-19 Melonjak

Pihak kepolisian mengaku sangat prihatin dengan warga yang tetap menggelar pesta dan pertemuan di rumah mereka

JAMES ROSS/AAP via ABC INDONESIA
Petugas kesehatan bertugas di layanan pengetesan Covid-19 drive-thru di Keilor, Melbourne, Rabu, 1 Juli 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Melbourne mencatat 238 kasus virus corona pada Rabu (15/7/2020).

Menteri Utama Negara Bagian Victoria, Premier Daniel Andrews, meminta para pelanggar aturan social distancing untuk bersikap lebih baik lagi, setelah kasus tersebut.

Jumlah kematian menjadi 27 orang, setelah seorang perempuan berusia 90-an tahun menjadi orang ketiga yang meninggal akibat Covid-19 di Victoria dalam dua hari terakhir.

Polisi telah menjatuhkan 546 denda dalam seminggu terakhir terhadap para pelanggar social distancing tahap ketiga, termasuk mereka yang tetap bermain judi, menggelar pesta, dan minum-minum di tempat umum.

Seorang polisi memeriksa surat-surat pengendara mobil saat check-point virus corona di Melbourne, Australia, pada Kamis (2/7/2020)
Seorang polisi memeriksa surat-surat pengendara mobil saat check-point virus corona di Melbourne, Australia, pada Kamis (2/7/2020) (ABC NEWS/DANIEL FERMER)

Seorang warga didenda karena menolak meninggalkan restoran cepat saji KFC.

Ada juga dua pria yang ketahuan bermain video game Pokemon GO.

"Beberapa orang keluar dari mobilnya dan berkeliling main Pokemon," ujar Rick Nugent dari kepolisian setempat.

"Masih ada pula yang tetap mengunjungi panti pijat atau melakukan kerja seks," katanya.

Pihak kepolisian mengaku sangat prihatin dengan warga yang tetap menggelar pesta dan pertemuan di rumah mereka.

"Kami menemukan warga yang sembunyi di lemari, atau di garasi. Kami minta agar berhenti," kata Rick.

Halaman
1234
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved