Breaking News:

Djoko Tjandra

IPW Ungkap Surat Jalan Djoko Tjandra Diteken Seorang Brigjen, Ini Respons Kabareskrim

Kelihaian Djoko Tjandra dalam mengurus identitas dan mengajukan perkara ke pengadilan tanpa diketahui penegak hukum menjadi sorotan.

Tribunnews/Jeprima
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo bersama Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus serta jajaran kepolisian melakukan konferensi pers terkait penangkapan tersangka penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019). Menurut Listyo Tadi malam tim teknis telah mengamankan pelaku yang diduga melakukan penyiraman terhadap Novel Baswedan, pelaku ada dua orang dengan inisial RM dan RB. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nama buronan Djoko Tjandra terus menjadi pembicaraan publik selama sepekan terakhir.

Kelihaian Djoko Tjandra dalam mengurus identitas dan mengajukan perkara ke pengadilan tanpa diketahui penegak hukum menjadi sorotan.

Djoko Tjandra diduga mendapat dukungan sejumlah pejabat, bahkan jenderal bintang satu di Bareskrim Polri.

Kisah Eka Tjipta Widjaja, Jualan Kue hingga Jadi Orang Terkaya Indonesia, Berjuang di Tanah Celebes

Tanda-tanda Awal Kanker Payudara Selain benjolan yang Harus Diketahui

Neta S Pane
Neta S Pane (Tribunnews)


Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras tindakan oknum pejabat Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, yang diduga mengeluarkan surat jalan untuk buronan Djoko Tjandra.

Surat jalan itu dimaksudkan agar pelaku bebas bepergian dari Jakarta ke Kalimantan Barat dan kemudian menghilang lagi.

Dari data yang diperoleh IPW, surat Jalan untuk Djoko Tjandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas tertanggal 18 Juni 2020.

"Yang ditandatangani Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo."

"Dalam surat jalan tersebut Djoko Tjandra disebutkan berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane lewat keterangan tertulis, Rabu (15/7/2020).

Ia mempertanyakan penerbitan surat jalan yang dilakukan oleh Prasetyo Utomo.

Dia mencurigai ada orang lain yang menyuruh menerbitkan surat jalan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved