Breaking News:

Update Virus Corona Boltim

Dinas Ketahanan Pangan Boltim Mulai Salurkan Bantuan Bahan Pokok Tahap Dua

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai menyalurkan bantuan bahan pokok tahap dua untuk masyarakat terdampak Covid-19

Tribun manado / Siti Nurjanah
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Boltim Kisman Mamonto menyalurkan bantuan bahan pokok Covid-19 tahap dua di Desa Tombolikat Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai menyalurkan bantuan bahan pokok tahap dua untuk masyarakat terdampak Covid-19.

Sebelumnya, Pemkab Boltim melalui DKP terkendala validasi data yang mengakibatkan terlambatnya penyaluran bapok tahap dua, yang seharusnya disalurkan bulan Me-Juni, namun tersalur pada Juli.

Kepala DKP Boltim Kissman Mamonto mengatakan, bantuan bahan pokok yang disalurkan seperti tahap satu, berupa beras, minyak kelapa, ikan kaleng dan gula putih.

“Penyaluran kita mulai dari desa di Kecamatan Tutuyan, selanjutnya Kecamatan Kotabunan dan seterusnya, " ucapnya.

Program Pansimas adalah Bentuk Keseriusan Pemkab Bolsel Tangani Stunting

Ia menambahkan, bantuan yang diserahkan khusus untuk masyarakat yang tidak menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

“Yang menerima BLT, BST dan PKH tentu tidak lagi mendapatkan sembako, “ terangnya.

Lanjutnya, sebagai upaya menangani dampak dari pandemi Covid-19, maka pemerintah menyiapkan bahan pangan untuk masyarakat Boltim.

“Pemerintah berharap bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak covid-19. Apalagi ada pembatasan aktivitas bagi masyarakat untuk mencegah penyebaran covid-19, “ katanya.

AHASS Honda Promo Juli, Promo Paket Service dan Perpanjangan Garansi

Sebelumnya, Bupati Boltim Sehan S Landjar mengatakan, permohonan maaf karena terlambatnya penyaluran dikarenakan harus menunggu data valid.

Bupati juga menjelaskan pada dasarnya bantuan tersebut sudah tersalur pada awal bulan Juli, namun dikarenakan masih ada saja desa yabg mengirimkan data yang tidak valid maka penyaluran ditunda.

“Sebenarnya minggu lalu akan disalurkan, karena masih ada desa yang saya tidak tahu sengaja atau tidak, kita punya angka-angka, ada satu desa kemarin dia total 400 KK terima dari pemerintah daerah, kemudian ada 100 KK yang menerima BLT, setelah diajukan kembali menjadi 500 KK untuk terima beras, ini mungkin menurut saya Kepala Desa Keliru, atau mungkin ditambah-tambah,” jelasnya.

Ia pun berharap, bantuan pangan tersebut dapat membantu maayarakat yang terdampak Covid-19.(ana)

Bolmong Berpeluang Masuk Zona Hijau Covid-19

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved