Breaking News:

NEWS

China Tak Takut dengan Sanksi Amerika Serikat, Balas Menuduh Dalang dari Kekacauan

China menyebut bahwa pihaknya tidak takut akan sanksi apa pun yang mungkin diterapkan Amerika di Laut Cina Selatan.

(alwaght.com)
Parade kekuatan militer China. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suara penegasan dikeluarkan China kepada Amerika Serikat.

China menyebut bahwa pihaknya tidak takut akan sanksi apa pun yang mungkin diterapkan Amerika di Laut Cina Selatan.

Sebaliknya, Beijing menuduh Washington menggerakkan masalah dan mengacaukan kawasan itu.

Juru bicara kementerian luar negeri China, Hua Chunying, mengatakan, kepada wartawan dalam sebuah briefing bahwa Beijing berharap AS tidak akan melangkah lebih jauh ke jalan yang salah.

Pernyataan itu muncul setelah diplomat top AS untuk Asia Timur memperingatkan kemungkinan sanksi terhadap pejabat dan perusahaan China yang terlibat dalam apa yang disebut Washington sebagai paksaan di Laut Cina Selatan.

Sebelumnya klaim Tiongkok untuk sumber daya lepas pantai yang disengketakan di sebagian besar Laut China Selatan, ditolak Amerika Serikat.

Angkatan Laut Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2020) merilis foto armada laut AS di Pasifik. Di barisan depan dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan.
Angkatan Laut Amerika Serikat, pada Selasa (7/7/2020) merilis foto armada laut AS di Pasifik. Di barisan depan dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan. (KEENAN DANIELS / US NAVY / AFP)

Langkah ini dinilai dapat memperburuk hubungan yang erat antara dua ekonomi terbesar dunia.

Melansir Reuters, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, China tidak menunjukkan dasar hukum yang komprehensif untuk ambisinya di Laut China Selatan dan selama bertahun-tahun telah menggunakan intimidasi terhadap negara-negara pantai Asia Selatan lainnya.

"Kami memperjelas: Klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, seperti kampanye penindasan untuk mengendalikan mereka," kata Pompeo seperti yang dikutip Reuters.

Amerika Serikat telah lama menentang klaim teritorial China yang luas di Laut China Selatan, mengirimkan kapal perang secara teratur melalui jalur air strategis untuk menunjukkan kebebasan navigasi di sana. Pernyataan Senin kemarin mencerminkan nada yang lebih keras.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved