Sepak Bola
Pemain Italia Marco Motta Kaget dengan 'Salaman' di Indonesia, Waktu Pergantian di Lapangan
Pemain asing asal Italia Marco Motta merasa kagum dengan budaya di Indonesia, contohnya salaman (salim). waktu pergantian pemain di lapangan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemain asing asal Italia Marco Motta merasa kagum dengan budaya di Indonesia, contohnya salaman (salim).
Motta dikontrak klub ibu kota Persija Jakarta pada musim ini, dia mencoba peruntukan berkarier di Indonesia.
Bersama Persija Jakarta, adaptasi Marco Motta dengan kultur sepak bola Indonesia tergolong cepat.
Dalam Instagram di Indonesia pribadinya, @marcomotta47, Selasa (14/7/2020), Motta mengunggah salah satu momen di saat pertandingan persahabatan melawan Geylang International FC pada 23 Februari 2020.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Dalam unggahan tersebut, pemain muda Persija Jakarta, Resky Fandy Witriawan memperlihatkan rasa hormatnya saat masuk untuk menggantikan posisi dari Marco Motta dengan cara bersalaman atau salim.
Pada caption yang tulisnya, Motta mengaku kaget dengan gerakan salaman sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang lebih tua.
Menurutnya, budaya tersebut sangat berbeda dengan apa yang sebelumnya pernah ia alami.
"Sebagai orang barat, gerakan ini sangat mengejutkan saya, karena tidak lazim dalam budaya kami," kata mantan pemain Juventus seperti dilansir dari Instagram pribadinya, @marcomotta47.
Pemain asal Italia tersebut merasa nyaman dengan budaya tersebut.
Sepak bola dianggap Motta sebagai salah satu bagian untuk menambah wawasan pengetahuan.
"Saya sangat menyukai budaya anda dan saya sangat menghargainya," kata pemain berusia 33 tahun
"Sepak bola adalah kunci saya untuk mengetahui dunia!," lanjut Motta.
Berita ini telah tayang https://www.bolasport.com/read/312243199/marco-motta-kagum-dengan-budaya-sopan-santun-di-indonesia