Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, Seorang Bos Walet Tewas Setelah Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terjun dari Jalan Tol

Kabarnya seorang bos walet tewas karena kecelakaan di Tol Lampung, mobil yang dikendarai bos walet itu tiba-tiba ban mobilnya pecah.

Hutama Karya
Kecelakaan mobil avanza nopol BG 1292 UH menabrak pembatas jalan dan jatuh ke trowongan di tol bakauheni-terbanggi besar km 81+200, Lampung, Minggu 12 juli 2020 sekitar pukul 11.30 wib. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya seorang bos walet tewas karena kecelakaan di Tol Lampung.

Diketahui mobil yang dikendarai bos walet itu tiba-tiba ban mobilnya pecah.

Karena hal it membuat mobil tabrak pembatas jalan hingga terjun dari atas jalan tol.

Melaju dengan Kecepatan Tinggi Toyota Rush Menghantam Mobil Pick-up yang Datang dari Arah Berlawanan

Bahas Persiapan HUT Kemerdekaan, Kawatu: Upacara 17 Agustus Akan Dilakukan Secara Virtual

Pejabat PBB: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Tersangka Utama Pembunuhan Khashoggi

Ilustrasi kecelakaan lalulintas
Ilustrasi kecelakaan lalulintas (NET)

Peristiwa kecelakaan maut terjadi di tol Lampung (Bakauheni-Terbanggi Besar) yang menewaskan seorang bos Walet.

Mobil Toyota Avanza BG1292UH yang dikendarai bos Walet itu tiba-tiba pecah ban belakang.

Mobil kemudian oleng hingga menabrak pembatas jalan tol, kemudian terjun bebas dari atas jalan tol ke terowongan/underpass di Km 81+200 Desa Jatimulyo, Jatiagung, jalur B ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Minggu (12/7/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sarwono (50 tahun), bos walet asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), yang ada di mobil itu meninggal dunia,

Mobil sempat nyangkut di pagar tersebut sebelum akhirnya terjun bebas ke terowongan Jalan Raya Way Huwi, Jatimulyo.
Salah satu penumpang yang selamat, Nurohman dengan wajah masih syok, menceritakan, mereka berempat berencana ke Way Kandis, Bandar Lampung, untuk mengambil sarang walet.

"Bos saya yang meninggal ini, Bapak Sarwono (50). Ia tinggal di Sri Karang Rejo, Musi Banyuasin, Sumsel. Kami ingin ke rumah Mas Eko di Way Kandis. Tapi belum sampai di sana sudah kecelakaan," ujarnya saat ditemui di depan ruang jenazah RSUDAM, Bandar Lampung, kemarin.

Ia meneruskan, selain Sarwono, rekannya Fatkhurohman, sebagai sopir, mengalami patah di kedua kakinya dan harus diamputasi.

Halaman
1234
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved