Breaking News:

Dadang Betah Jualan Stiker di Kotamobagu

Sudah lima tahu ia berjualan stiker di pinggir jalan tersebut. Setiap hari selalu saja ada yang membeli stiker yang dijualnya.

alpen martinus/tribun manado
Jika melewati jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotabangon, Kotamobagu, dekat taman, sepintas akan terlihat jejeran berbagaimacam model stiker. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Jika melewati jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotabangon, Kotamobagu, dekat taman, sepintas akan terlihat jejeran berbagaimacam model stiker.

Ratusan jenis stiker tersebut dijajahkan oleh Dadang Baskara (52) warga asal Karawang Jawa Barat.

Mulai dari stiker sponsor, gambar kartun, logo club sepak bola, dan masih banyak lagi.

Sudah lima tahu ia berjualan stiker di pinggir jalan tersebut. Setiap hari selalu saja ada yang membeli stiker yang dijualnya.

"Paling banyak itu yang cari stiker sponsor," jelasnya.

Stiker yang dijualnya bisa untuk kendaraan motor, mobil, sepeda, dan kendaraan lain.

Sebab ukurannya bervariasi, mulai kecil sampai yang besar.

Pendapatannya setiap hari lumayan, bisa untuk dikirimkan kepada istri dan anaknya di Jawa Barat.

"Sehari itu rata-rata tiga ratus ribu rupiah," katanya sangat ramah.

Lumayan juga bisa digunakan untuk pulang kampung, sesekali waktu.

Satu stiker ia jual mulai harga Rp 5-20 ribu.

Ada yang berasal dari Jakarta, tapi ada juga yang diproduksi di Kotamobagu.

Tak jarang juga, ia meladeni warga yang ingin dibantu menempelkan stiker.

Setiap hari, ia buka sekitar pukul 10.00 hingga tutup kembali pada 17.00 wita.

Namun pada masa pandemi covid 19, pendapatannya sempat turun, karena yang beli stiker sedikit. (amg)

Lebih dari 300 Siswa SD Tidak Bisa Belajar Online karena Tak Punya Ponsel di Pamulang Tangsel

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved