Breaking News:

Update Virus Corona Dunia

Para Ilmuwan Lab Virologi Wuhan China Dikabarkan Membelot ke Amerika, Siap Bongkar Sumber Covid-19

Demikian dikatakan arsitek kemenangan presiden Donald Trump, Steve Bannon, kemarin malam sebagaimana ditulis

HECTOR RETAMAL/AFP
Foto yang diambil pada 17 April 2020 menunjukkan bangunan laboratorium P4 di Institut Virologi Wuhan, Provinsi Hubei, China. 

TRIBUMANADO.CO.ID - Intelejen Amerika Serikat dikabarkan sedang memberi perlindungan terhadap para ilmuwan China dari laboratorium virologi Wuhan yang membelot.

Para ilmuwan ini mengetahui detail dan disebutkan siap membongkar sumber penyebaran Virus Corona atau covid-19.

Melansir, dailymail.co.uk. Steve Bannon, yang adalah kepala ahli strategi Gedung Putih Trump, mengatakan kepada The Mail pada hari Minggu bahwa mata-mata sedang membangun kasus terhadap Beijing dengan dasar bahwa pandemi global telah disebabkan oleh kebocoran dari Institute of Virology di Wuhan.

Intip Perbandingan Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A21s dan Galaxy A11!

12 Juli Malala Lahir, Pesannya untuk Dunia: Dengan Pendidikan Kau Bisa Membunuh Paham Teroris

ILUSTRASI ilmuwan China di laboratorium dan Steve Bannon, penasehat kampanye Presiden AS Donald Trump 


Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul ILMUWAN China Membelot ke Amerika, Siap Bongkar Sumber Virus Corona yang Ditutupi Rezim Komunis, https://wartakota.tribunnews.com/2020/07/12/ilmuwan-china-membelot-ke-amerika-siap-bongkar-sumber-virus-corona-yang-ditutupi-rezim-komunis?page=all.

Editor: Suprapto
ILUSTRASI ilmuwan China di laboratorium dan Steve Bannon, penasehat kampanye Presiden AS Donald Trump

Dalam sebuah wawancara eksklusif, Steve Bannon juga mendesak Boris Johnson untuk membatalkan rencana untuk mengizinkan perusahaan komunikasi China Huawei untuk berperan dalam jaringan 5G baru di Inggris.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson akan membuat pengumuman dalam beberapa hari tentang masa depan Huawei, yang diharapkan akan menyebabkan peralatan perusahaan dicabut dari program 5G dalam dekade berikutnya.

Bannon (66) yang bekerja sebagai perwira angkatan laut, bankir investasi dan produser film sebelum menjadi chief executive officer kampanye presiden Trump, menggambarkan dirinya sebagai 'ultra-elang' di China.

Karena itu, katanya, negara-negara Barat harus bekerja sama untuk menjatuhkan Rezim 'brutal, otoriter'.

Klaim Bannon tentang sumber virus, yang sejauh ini telah merenggut lebih dari 560.000 nyawa di seluruh dunia, muncul ketika pemerintah Barat mengumpulkan bukti yang berkembang untuk menentang klaim asli Beijing bahwa infeksi tersebut pertama kali menyebar dari pasar tradisional.

VIRAL Pasangan Terekam Kamera Ribut di Pinggir Jalan, Teriakan Perekam Bikin Tertawa

Jadwal Bola Hari Ini, Big Match Napoli vs AC Milan hingga Spurs vs Arsenal

Bahkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pemerintah China sendiri baru-baru ini mengakui bahwa virus telah dibawa ke pasar, bukan berasal dari sana.

"Saya tahu bahwa sejumlah pembelot bekerja dengan FBI di sini untuk mencoba menyatukan apa yang terjadi 'di institut Wuhan, yang katanya' dijalankan dengan sangat buruk dan salah dikelola," kata Bannon.

Halaman
123
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved