Breaking News:

Update Virus Corona Dunia

Kasus Virus Corona di Victoria Bertambah 216, PM Victoria: Akan Memburuk Sebelum Menjadi Lebih Baik

"Ini akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews.

Istimewa
Bendera Australia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SYDNEY - Sabtu (11/7/2020) negara bagian Australia, Victoria melaporkan 216 kasus baru virus corona (Covid-19).

Jumlah ini sudah turun dari rekor pada hari sebelumnya yang berjumlah 288 kasus, namun tetap menjadi salah satu peningkatan harian terbesar.

Hal ini juga menjadi peringatan bagi negara bagian terpada kedua di Australia ini bahwa jumlah kasus mungkin akan bertambah buruk sebelum membaik, setelah memulai akhir pekan pertama di bawah kuncian enam minggu. 

Negara bagian itu menempatkan ibu kotanya, Melbourne, ke dalam penguncian di pekan ini setelah kekhawatiran bahwa penularan komunitas menyebabkan gelombang kedua virus.

Pihak berwenang sebelumnya menghubungkan sebagian besar kasus baru dengan orang-orang yang kembali dari luar negeri.

"Ini akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik," Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengatakan pada konferensi pers yang disiarkan televisi.

"Kami akan melihat semakin banyak kasus tambahan. Ini akan terjadi bersama kami selama berbulan-bulan."

"Tidak ada yang senang dikurung di rumah. Ini membuat frustrasi, itu menantang, tetapi strateginya akan berhasil jika kita semua memainkan peran kita masing-masing."

Kepala Petugas Kesehatan Victoria, Brett Sutton mengatakan, setidaknya ada 100 kluster terpisah di Victoria. 

Australia telah menghindari jumlah korban Covid-19 yang tinggi, setelah menutup pembatasannya dan melakukan penutupan secara nasional pada bulan Maret.

Negara itu telah mencatat sekitar 9.200 infeksi dan 107 kematian, termasuk kematian seorang pria berusia 90-an di Victoria semalam, kata Andrews.

Negara-negara bagian lain di negara itu telah melonggarkan pembatasan gerak tetapi memperketat penutupan perbatasan mereka dengan Victoria.

Victoria, rumah bagi seperempat dari 25 juta penduduk Australia, juga menjadi negara bagian pertama yang meminta masyarakat mengenakan masker.

Meskipun tidak ada vaksin atau obat yang terbukti untuk virus corona, Australia memberikan persetujuan sementara untuk remdesivir yang dikeluarkan Gilead Sciences Inc sebagai pilihan pengobatan pertama untuk virus, bergabung dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa yang telah memberinya izin bersyarat.(*)

Artikel ini telah tayang di KONTAN dengan judul Corona di Australia: Infeksi baru di Victoria bertambah 216 kasus dalam 24 jam.

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved