Breaking News:

Reklamasi Ancol

Gubernur DKI Jakarta Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, Kalau Ini Mengendalikan Banjir

Soal reklamasi ancol yang tengah menjadi kontroversi, diketahui kini Anies Baswedan buka suara terkait hal tersebut.

Tribunnews
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Soal reklamasi ancol yang tengah menjadi kontroversi.

Diketahui kini Anies Baswedan buka suara terkait hal tersebut.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta disebut bersilat lidah oleh politisi karena mengatakan hal tersebut bukan reklamasi melainkan perluasan lahan.

Ketahui Keutamaan Membaca Al Quran, Pelajari Juga Doa Sebelum dan Sesudah Membaca Al Quran

TIPS Buat Lumpia Renyah Walau Sudah Dingin, Ini Hal yang Harus Diperhatikan

GEMPA BUMI Hari Ini Sabtu 11 Juli 2020, Ini Lokasi dan Kekuatannya, Data BMKG

Reklamasi
Reklamasi (Kompas.com/Alsadad Rudi)

Kini Anies telah mengakui secara teknis peluasan lahan itu memang reklamasi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, reklamasi 17 pulau yang dilakukan pada pemerintahan sebelumnya menghasilkan banjir di Jakarta.

Pasalnya, pantai reklamasi kala itu berhadapan dengan Cengkareng Drain dan Muara Sungai Angke.

Keduanya dianggap menggangu aliran sungai ke laut lepas dan berpotensi membuat Jakarta banjir.

"Lalu (pantai reklamasi) ini juga berhadapan dengan kawasan Cengkareng Drain dan muara sungai Angke. Cengkareng Drain dan muara Sungai Angke efeknya mengganggu aliran sungai ke laut lepas," ucap Anies dalam video yang diunggah di Akun Youtube Pemprov DKI, Sabtu (10/7/2020).

"Jadi bukan membantu mengendalikan banjir, tapi malah berpotensi menghasilkan banjir," imbuhnya.

Sedangkan untuk proyek reklamasi Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan) seluas 155 hektar yang dikerjakan saat ini diklaim dapat mengurangi banjir bagi warga Ibu Kota.

Halaman
123
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved