Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal Tenggelam

2 ABK Mengapung di Lautan Selama 15 Jam Hanya Gunakan Jeriken, Sebelum Diselamatkan Tim SAR

Korban ini ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita sempat terombang-ambing menggunakan jerigen. Waktu ditemukan jauh dari lokasi kapal tenggelam

(KOMPAS.com/NURWAHIDAH)
Gabungan Tim SAR mengevakuasi empat ABK dan satu kapten yang selamat di Pelabuhan Cappa Ujung Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Sabtu (11/7/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua anak buah kapal (ABK) terpaksa harus mengapung hanya menggunakan jeriken di tengah lautan. 

Hal itu karena Kapal Motor M Ismail Jaya yang mereka tumpangi karam perairan Limpoge Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (10/7/2020).

Selama 15 jam dua ABK tersebut terombang-ambing di lautan. 

Mereka kemudian ditemukan oleh Tim Search and Rescue (SAR) Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Saat itu kondisi mereka mengalami dehidrasi. 

Identitas dua ABK tersebut yakni Safaruddin Lakis (35) dan Bayu Lakis (35). 

"Korban ini ditemukan sekitar pukul 17.00 Wita sempat terombang-ambing menggunakan jerigen. Waktu ditemukan jauh dari lokasi kapal tenggelam, kerena di bawa arus," kata Koordinator Basarnas Arman saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, kedua korban diduga terseret jauh dari lokasi kapal mereka yang karam di 

Arman menambahkan, selain mengevakuasi dua ABK tersebut, tim lainnya juga sedang melakukan penjemputan terhadap empat ABK lainnya dan kapten kapal.

Diduga lambung kapal bocor

Menurut Arman, pihaknya menerima laporan KM Ismail Jaya sekitar pukul 16.35 Wita, Jumat (10/7/2020).

Saat itu, kapal tersebut dilaporkan mengalami kerusakan di lambung kiri saat berlayar dari Pelabuhan Muna Barat, Sulawesi Tenggara dengan tujuan Kabupaten Jeneponto.

Kapal yang tengah mengangkut kayu itu pun karam sekitar 02.00 WITA.

"Informasi yang kami terima, kapal KLM Ismail Jaya mengalami kebocoran lambung kiri, tenggelam di Perairan Limpoge Sinjai sekitar pukul 02.00 WITA," kata Arman.

Setelah itu, tim SAR gabungan yang terdiri BPBD Bantaeng dan BPBD Sinjai, Syabandar Sinjai, serta Satpol Air, segera melakukan pencarian.

(Penulis: Kontributor Bulukumba, Nurwahidah | Editor: Dony Aprian)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya",

https://regional.kompas.com/read/2020/07/11/12480001/15-jam-mengapung-di-lautan-pakai-jeriken-2-abk-diselamatkan-tim-sar-ini?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved