Breaking News:

VAP Punya Banyak Pilihan, Moktar: Pak Elly Ingin Bangun Talaud

Partai Nasdem sedang mengotak-atik siapa figur pendamping Vonnie Anneke Panambunan (VAP) untuk bertarung

Ist
VAP bersama jajaran partai Nasdem Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Partai Nasdem sedang mengotak-atik siapa figur pendamping Vonnie Anneke Panambunan (VAP) untuk bertarung di Pilkada Sulawesi Utara 9 Desember 2020. Beberapa tokoh dimunculkan seperti Siswa Rahmat Mokodongan (SRM) dari Bolaang Mongondow Raya (BMR). Kemudian Wali Kota Tomohon Jimmy Eman dan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut. Ada juga wacana menggandeng tokoh Nusa Utara di antaranya mantan Wakil Gubernur Djouhari Kansil.

Pemerintah Minta Perhatikan Sirkulasi dan Ventilasi: Corona Bisa Menular Melalui Udara

Konstalasi Pilkada Sulut memanas setelah Partai Golkar-PAN berkoalisi mengusung Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL). Nasdem sedari awal menggadang VAP berpasangan dengan SRM.

Menurut pengamat politik dari Unsrat, Alfons Kimbal, Nasdem pasti bereaksi dengan langkah Golkar dan PAN. Apalagi CEP sudah menggandeng SSL yang notabene figur BMR. "Pertimbangannya sosiologi politik keterwakilan etnis Bolmong Raya ini tak akan maksimal mendulang suara jika sudah lebih dari satu calon yang diusung," kata dia, Kamis (9/7/2020).

Logika politiknya jika CEP sudah menggandeng SSL, maka VAP kemungkinan kecil menggandeng SRM. "Maka kemungkinan besar kubu VAP akan mulai mencari alternatif figur papan 2," kata Kimbal. Mengacu pada sosiologis politik, maka pilihan logisnya VAP menggandeng figur etnis Nusa Utara atau Minahasa. Nusa Utara sebenarnya punya sejumlah figur yang bisa dipertimbangkan untuk posisi ‘papan 2'.

Paling ideal menggandeng Elly Englebert Lasut. Meski E2L dari Minahasa tapi pengabdiannya sebagai Bupati Talaud ada di Nusa Utara. "E2L sebagai Bupati Talaud punya massa ril. Selain itu, bisa menyatukan faksi di Nasdem yang sempat renggang ketika perebutan SK antara VAP dan E2L," kata dia.

Wapres Ma’ruf Amin: Presiden Tegur Menteri Namun Belum Ada Reshuffle

Kendalanya, E2L enggan maju di posisi ‘papan 2'. Ada lagi figur yang menonjol lainya, yakni mantan Wakil Gubernur Sulut, Djouhari Kansil.
Nama Djouhari memang tidak mencuat di bursa calon. Selepas menjabat Wagub mendampingi Sinyo Sarundajang, Djouhari fokus di dunia pendidikan yang sudah jadi ladang pengabdiannya.

Figur lainnya, yakni Winsulangi Salindeho, mantan Bupati Sangihe yang kini menjabat Anggota DPRD Sulut. Perpaduan etnis Minahasa-Nusa Utara pernah memenangi Pilgub 2010, ketika SHS dan Djouhari keluar sebagai pemenang.

Hanya saja, Winsulangi sebagai kader Golkar, sedangkan Golkar sudah punya calon di Pilgub. Alternatif lainnya figur dari etnis Minahasa. Pertama tentu saja, Vicky Lumentut, Wali Kota Manado. Lumentut akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Manado tahun depan. Karier politik yang pas selanjutnya gubernur atau wagub.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (Istimewa)

Nasdem sudah menetapkan VAP sebagai cagub, otomatis posisi yang tersedia untuk GSVL tinggal cawagub. "Bagaimana tinggal Nasdem mengkomunikasikan ini, karena keduanya VAP dan GSVL kan kader Nasdem," ujarnya.

Persoalanya, tinggal apa GSVL legowo di posisi ‘papan 2'. Alternatif etnis Minahasa lainnya yakni Jantje Wowiling Sajouw (JWS), mantan Bupati Minahasa. JWS punya basis massa, walaupun dalam pertarungan Pileg DPR RI 2019, ia gagal melenggang ke Senayan.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved