Breaking News:

Update Virus Corona Dunia

COVID-19 Dunia Terus Memburuk, WHO: 'Kasus Meningkat 2 Kali Lipat dalam 6 Minggu'

Hingga saat ini, penyebaran virus corona tidak menunjukkan tanda-tanda melambat di negara yang terdampak paling parah.

(TARSO SARRAF / AFP)
Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi virus corona baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga saat ini virus corona atau Covid-19 terus meyebar di belahan dunia, bahkan terus memakan korban.

Terkait hal tersebut, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dr Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa kasus virus corona atau Covid-19 dunia semakin tidak terkendali.

Tak hanta itu, bahkan Tedros juga mengatakan, jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah meningkat dua kali lipat dalam enam minggu terakhir.

Hingga saat ini, penyebaran virus corona tidak menunjukkan tanda-tanda melambat di negara yang terdampak paling parah.

Ilustrasi virus corona covid-19 melanda dunia.
Ilustrasi virus corona covid-19 melanda dunia. (Pixabay)

Seperti di Amerika Serikat, Brasil dan India.

WHO memperingatkan hal itu terkait lemahnya aturan karantina untuk orang-orang yang mengunjungi Inggris dari negara-negara lain.

"Virus ini telah meningkatkan sistem kesehatan di beberapa negara terkaya di dunia. Sementara beberapa negara yang telah melakukan respons berhasil menggunakan cara yang sederhana."

"Kita tahu negara-negara mengambil langkah-langkah kesehatan masyarakat yang mendasar. Seperti melacak, mengisolasi, menguji dan menangani kasus dapat dikendalikan."

Pemimpin WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Pemimpin WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus (Foto: Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)

"Tapi di sebagian besar negara, virus tidak terkendali. Ini semakin buruk dan pandemi masih meningkat," ujar Tedros saat memberikan pengarahan tentang evaluasi pandemi, Sky News melaporkan.

Peringatan itu datang hanya sehari setelah Presiden AS, Donald Trump memilih secara resmi menarik AS dari WHO.

Halaman
1234
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved