Breaking News:

Konflik China

Manfaatkan Pandemi COVID-19, China Klaim Wilayah Terus Meluas, Bentrokan Lembah Galwan Hanya Awal

Tiongkok telah melakukan serangkaian langkah agresif dalam beberapa bulan terakhir.

https://www.afternoonvoice.com/
Tak Jadi Pecah Perang, India dan China Telah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata, Setelah Konflik Berdarah di Lembah Galwan Digadang-gadang Bakal Picu Perang Nuklir 

TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW DELHI - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, aksi China kian menjadi sorotan banyak negara.

Bahkan, bentrokan sengit yang terjadi di Lembah Galwan pada 15 dan 16 Juni 2020, hanya awal dari kebringasan China.

Menurut informasi yang ada, bentrok yang terjadi di sepanjang Garis Kontrol Aktual (LAC) di Ladakh menyebabkan 20 tentara India tewas.

Diketahui, kematian di kedua belah pihak merupakan insiden paling serius yang melibatkan kedua militer sejak 1967.

Dilansit TimesNowNews, Kamis (9/7/2020), gelombang kejut dari ini akan terus bergema sepanjang masa.

Penjagaan di Perbatasan China-India
Penjagaan di Perbatasan China-India (Foto: The Financial Express)

Sederhananya, hubungan India-China tidak akan pernah sama lagi.

Selama dua dekade terakhir, hubungan itu ditandai dengan ketegangan perbatasan.

Tetapi kesediaan untuk tidak membiarkan situasi meningkat di LAC sudah tidak ada lagi.

China telah mengerahkan puluhan ribu tentara bersama peralatan tempur berat.

India juga tak kalah sengitnya, juga mengirim puluhan tentara bersama armada tempur darat dan udara.

Halaman
1234
Editor: Bravi Pangajouw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved