Breaking News:

Mitra

Cegah Tingginya Kasus Rabies di Mitra, Distanak Siapkan 6500 Vaksin

Angka kasus rabies di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus meningkat. Dinas Pertanian Dan Peternakan (Distanak) persiapkan 6500 vaksin.

Ist
kasus Rabies di Mitra 

 TRIBUNMANADO.CO.ID,RATAHAN - Angka kasus rabies di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus meningkat. Dinas Pertanian Dan Peternakan (Distanak) persiapkan 6500 vaksin untuk pencegahan.

"Memang untuk saat ini, kita rutin melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan. Kemarin juga, ada tim yang turun melakukan vaksinasi," ujar Kepala Dinas (Kadis) Distanak Mitra Johana Untu, Kamis (9/7/2020).

Sebelum katanya, hewan peliharaan yang dinilai berbahaya rabies yang dibiarkan terlantar oleh pemilik, instansi terkait menggandeng Polisi Pamong Praja (Pol PP), langsung mengambil tindakan dengan mengamankan hewan dijalankan.

"Sebelumnya memang seperti itu langkah yang diambil. Namun sekarang berbeda, sesuai dengan Perda yang ada, setiap hewan peliharaan sudah menjadi tanggungjawab pemilik dan tak boleh dibiarkan berkeliaran diluar rumah apalagi dijalanan umum," tandasnya.

Dalam hal ini, pihaknya meminta agar kepala desa/kelurahan harus pro aktif menghimbau kepada masyarakat, sebelum terjadi kasus.

"Kasusnya seperti, hewan yang belum divaksin yang nantinya berpotensi rabies, dibiarkan berkeliaran dan memberi rasa tidak nyaman kepada masyarakat. Harus ada kesadaran dari masyarakat dan peran pemerintah setempat untuk mengingatkan juga," pungkasnya.

Namun dikatakannya, ada juga masyarakat yang sadar dengan peliharaanya. "Ada yang rutin melapor kepada pihak kami untuk melakukan vaksinasi. Jadi tim yang ada, turun ke setiap desa dan kelurahan untuk menindaklanjutinya," ungkapnya.

Adapun saat ini, Distanak mempersiapkan pengadaan sebanyak 4000 vaksin rabies yang nantinya menjadi stok dari bulan Juli-Desember 2020 ini.

Dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Ati Asnawi, stok sebelumnya sudah kehabisan. "Stok sebelumnya memang habis setelah dipakai terakhir kita turun lapangan pada beberapa hari yang lalu. Saat ini kita adakan pengadaan sebanyak 4000 vaksin rabies," ucapnya.

Lanjut dikatakannya, sesuai dengan target yang ada dari dana APBD ada sebanyak 4000 dan 2500 vaksin dari APBD provinsi.

"Ketersediaan sementara berproses, dan saat ini sisanya sementara tim intens turun lapangan. Untuk itu, diimbau kepada pemilik ternak hewan berupa anjing, kucing dan kera agar diikat atau dikandangkan," harapnya.

Ia menambahkan, setelah tim turun lapangan melakukan vaksinasi rabies, pemilik ternak diberikan buku vaksin.
"Kita juga memberikan tanda pengenal bahwa hewan tersebut sudah divaksin," jelasnya. 

Penulis: Giolano Setiay
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved