Berita Boltim
Titik Terang Polemik Dana BUMDes Bukaka, Akan Ada Pengembalian Dana Dalam Waktu Sebulan
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) telah memanggil pengurus BUMDes dan Sangadi Bukaka, Selasa (7/7/2020), di kantor PMD
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Persoalan pencairan dana BUMDes Desa Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang dicairkan oleh mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Bukaka Iswandi Mamonto dengan menggunakan SK kepengurusan BUMDes palsu sudah ada titik terang.
Pasalnya, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) telah memanggil pengurus BUMDes dan Sangadi Bukaka, Selasa (7/7/2020), di kantor PMD.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Peningkatan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Teknologi Tepat Guna, Subhan Wakid mengatakan, PMD memfasilitasi musyawarah antara pengurus BUMDes dan Sangadi.
"Kami sudah ajak musyawarah, titik terangnya pihak bendahara BUMDes akan mengembalikan dana BUMDes yang sudah dicairkan oleh mantan Sekdes Bukaka yang tak lain adalah suaminya menggunakan SK palsu," ucapnya.
• BREAKING NEWS: COVID-19 Indonesia Tambah 1.268 Kasus Baru, Total 66.226, Sembuh Capai 30.785
Ia menjelaskan, hasil musyawarah juga menekankan pengembalian dana tersebut akan diberikan waktu selama sebulan.
"Berita acara terkait waktu pengembalian dana BUMDes sudah ditandatangani, dan kami memberikan waktu sebulan mulai ditandatanganinya berita acara tersebut tertanggal 7 Juli batas waktu pada 7 Agustus," ucapnya.
Lanjutnya, pada saat ini terkait dana Rp 50 juta yang terlanjur dicairkan masih ditangani dalam musyawarah.
Namun berbeda halnya dengan SK palsu yang dibuat oleh mantan Sekdes Bukaka.
• Waktu Antrean Lab Makin Lama, Dandel: Sampel Swab Mampu Bertahan Lama
"Kalau soal SK palsu kita tunggu pak Kadis PMD Uyun Pangalima, kalau menurut saya terkait oemalsuan dokumen ya harusnya dipidana, tapi itu bukan wewenang saya, jadi semua kami kembalikan ke pak kadis," ucapnya.
Ia menambahkan, PMD akan memanggil mantan Sekdes Bukaka terkait pemalsuan SK.
"Rencana besok kami panggil yang bersangkutan dan akan menghadap langsung ke pak kadis. Kalau hari ini lebih ke administrasi, bagaimana uang negara tersebut kembali dan sudah ada titik terangkan tadi," ucapnya.
Wartawan Tribun Manado masih terus berusaha mengonfimasi hal ini kepada mantan Sekdes Bukaka Iswandi Mamonto, namun nomor seluler miliknya tidak aktif.
Tribun terus mencari informasi terkait keberadaan Iswandi bahkan kerabat dan temannya pun tak tahu yang bersangkutan ada di mana. (nur)
• Kasus Sembuh Terus Membludak, Jumlah Pasien Aktif Covid-19 Terus Berkurang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/subhan-wakid-1.jpg)