Info Menarik
Profesor Ahli Ninja Ungkap Kostum Ninja Jepang Sebenarnya Berwarna Cokelat Bukan Hitam
Ternyata, pada saat bekerja sebagai ninja, pilihan warna baju adalah cokelat tua atau biru tua, bukan warna hitam.
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOKYO - Sebagian besar orang beranggapan bahwa kostum ninja adalah hitam.
Banyak pula film yang menampilkan ninja dengan kostum berwarna hitam.
Ternyata, pada saat bekerja sebagai ninja, pilihan warna baju adalah cokelat tua atau biru tua, bukan warna hitam.
"Saat menyusup di malam hari, kami menggunakan warna-warna gelap dan tidak mencolok seperti cokelat, cokelat tua,
dan biru tua yang diwarnai dengan astringent kesemek daripada pakaian warna hitam yang akrab dalam
drama," ungkap profesor ahli ninja Universitas Mie, Yuji Yamada kepada Tribunnews.com beberapa waktu lalu.
Menurutnya, kadang-kadang dikatakan bahwa area di mana kulit terpapar dicat dengan tinta hitam untuk
membuatnya tidak mencolok.
"Tampaknya pakaian hitam dihindari karena menonjol pada malam bulan purnama.
Ninja tidak boleh kelihatan," kata dia.
Di sisi lain, dalam penyamaran di siang hari, itu diubah menjadi berbagai pekerjaan tergantung pada waktu dan kasus.
"Pada dasarnya, para ninja menyaru sebagai biksu (Komu), cendekiawan, pedagang, dan penghibur, sehingga
mereka tidak dicurigai orang lain yang ada di sekitarnya," ujar dia.
Secara khusus, catatan ninja tercatat pada Volume 22 dari "Mankawa Shukai" yang merupakan buku pedoman sangat
penting, puncak dari ninjutsu, dan isinya terdiri dari 6 volume.
Enam volume itu yaitu:
1. Seishin (etika ninja),
2. Shochi (pengetahuan tentang konduktor, bagaimana harus menjalankannya sebagai ninja),
3. Yangin (konspirasi),
4. Yinin (infiltrasi, serangan mendadak),
5. Tenki (astronomi, Geografi),
6. Ninki, alat yang digunakan ninja berupa senjata api, air, berbagai obat-obatan.
Melalui volume utama tersebut dapat mengetahui beberapa teknik yang dianggap rasional di antara teknik-teknik
yang digunakan ninja di masa lalu.
Ada 10 hal dapat dijabarkan dalam kegiatan ninja yang dilakukan di masa lampau.
Pertama mengenai 6 alat dasar untuk menyelinap. Kemudian, pakaian infiltrasi malam hari dan penyamaran di siang hari.
Pakaian hitam justru kalau bisa dihindarkan ninja karena akan tampak jelas kelihatan di malam purnama.
Sebagai gantinya menggunakan warna cokelat tua atau biru tua.
Ketiga, ninja juga menggunakan napas ganda saat berlari jarak jauh sehingga bisa lari cepat.
Keempat, ninja dapat dengan mudah menyeberangi pagar dan melewati pagar yang menjadi penghambat di depannya.
Kelima, Ishigaki atau memanjat dari tempat yang sulit didaki sehingga orang tidak menyangka kalau justru lewat
situlah ninja memanjat tebing dan dinding.
Keenam mengenai metode berjalan setelah infiltrasi.
Ketujuh adalah keharusan ninja untuk menyembunyikan diri dari pengikutnya atau dari orang lain.
Ke-8 adalah menyerang pengejar dan musuhnya apabila memang dianggap membahayakan rahasianya terbongkar.
Ninja juga mengkomunikasikan informasi. Goshikimai adalah metode komunikasi informasi antar ninja.
Mereka bertukar informasi dengan menentukan arti masing-masing dari lima warna biru, kuning, merah, putih, dan hitam,
dan menempatkan beras yang dilapisi dengan warna itu di tujuan infiltrasi.
Dalam hal surat tertutup, potong kertas menjadi potongan-potongan, bungkus di sekitar tongkat, dan
tuliskan huruf di atasnya.
Jika kita mengeluarkan kertas dari tongkat, kita tidak akan dapat membaca apa yang tertulis, tetapi orang yang ingin kita ajak
berkomunikasi dapat membacanya dengan menggulung kertas pada tongkat dengan ketebalan yang sama.
Hal kesepuluh adalah, Ninja harus bisa menyatukan semangat (biasa disebut Kujigoshinho), sehingga energi penuh dan fokus
bisa dijalankan pada saat bekerja sebagai ninja.
Penyatuan semangat itu biasanya menggunakan mantra " Rinpyoutoujyakai jinretsuzaizen".
Mantra ini menghubungkan sembilan tanda dengan jari-jari Anda. Itu adalah hukum penyatuan pikiran untuk
mempertahankan pikiran normal.
Namun, dikatakan bahwa ninja mampu mempertahankan kemauan yang kuat karena didasarkan pada keyakinan
bahwa itu akan melindungi kita, bukan hanya implikasi diri.
Ninja seperti profesional yang dituntut untuk menjadi orang yang terampil tanpa mengenal siapa pun,
Sementara itu ada buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam
bahasa Indonesia, akan terbit akhir Agustus 2020, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com.
(Tribunnews.com/Dewi Agustina)
BERITA TERPOPULER :
• Gaji ke 13 Segera Dicairkan, Berikut Gaji PNS untuk Golongan I hingga IV, Tunjangannya Berbeda
• Ini Jawaban Staf Ahli Menteri Keuangan Tentang Gaji 13 PNS, TNI dan Polri, Soal Pencairan
• Gideon Tengker Datangi Rumah Raffi dan Gigi, Gaya Rock Ayah Nagita Slavina Jadi Sorotan
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kostum Ninja Jepang Berwarna Cokelat, Bukan Hitam Seperti dalam Film-film
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/profesor-ahli-ninja-ungkapkostum-ninja-jepang-sebenarnya-berwarna-cokelat-bukan-hitam.jpg)