Breaking News:

Wabah Penyakit

Wabah Penyakit Jaman Dulu Muncul Lagi di China, Pernah Tewaskan 200 Juta Orang

Belum lama ini muncul peringatan dari China tentang temuan kasus dugaan penyakit pes. salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah.

Editor: Rizali Posumah
NICOLAS ASFOURI / AFP
Seorang insinyur melihat sel-sel ginjal monyet ketika dia melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Ruang Budaya Sel di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech sedang melakukan satu dari lima uji klinis vaksin potensial yang telah disahkan di China, -Ilustrasi Penelitian Virus Corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wabah virus corona belum usai meneror dunia, kini muncul satu lagi kasus wabah penyakit di China. 

Belum lama ini muncul peringatan dari China tentang temuan kasus dugaan penyakit pes.

Penyakit ini tercatat sebagai salah satu penyakit paling mematikan dalam sejarah.

Peringatan tersebut dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Bayan Nur di wilayah China Mongolia Dalam, yang dikutip aljazeera.com, Senin, 6 Juli 2020.

Pemerintah kota tersebut mengeluarkan peringatan kesehatan tingkat ketiga pada hari Minggu, terendah kedua dalam sistem empat tingkat.

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah ditemukan pasien di rumah sakit yang diduga menderita penyakit pes.

Peringatan itu disertai larangan perburuan dan makan hewan yang bisa membawa penyakit tersebut.

Jutaan manusia yang terkena pandemi di jaman dulu.
Jutaan manusia yang terkena pandemi di jaman dulu. (eva.vn)

Selain itu masyarakat diminta untuk melaporkan dugaan demam tanpa sebab yang jelas pada banyak orang, dan melaporkan setiap marmut yang sakit atau mati.

Peringatan hari Minggu tersebut menyusul empat kasus penyakit pes yang dilaporkan terjadi pada orang dari Mongolia Dalam pada November lalu, termasuk dua wabah pneumonia, varian penyakit yang lebih berbahaya.

Setidaknya dua kasus kemudian didiagnosis terjadi di Ibu Kota, Beijing.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved