Breaking News:

Bangkitkan Patriotisme, Trump akan Bangun Taman Pahlawan Nasional di AS, Ini Tokoh yang Dipatungkan

Trump dalam perintahnya menyatakan, patung dalam taman pahlawan nasional itu "tidak boleh abstrak maupun yang sifatnya modernis"

REUTERS/LUCAS JACKSON
Suasana saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Charlotte, North Carolina, 2 Maret 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden AS Donald Trump akan membangun "Taman Pahlawan Nasional" untuk mempertahankan apa yang dia sebut "sejarah besar mereka".

Dalam perintah eksekutif Trump, ia menginstruksikan gugus tugas yang baru untuk mempresentasikan rencana, termasuk lokasinya.

Trump dalam perintahnya menyatakan, patung dalam taman pahlawan nasional itu "tidak boleh abstrak maupun yang sifatnya modernis".

Perintahnya terjadi di tengah kabar sejumlah patung AS terpaksa diturunkan karena jadi korban vandalisme, buntut kasus kematian George Floyd.

Kebanyakan momumen yang menjadi target seperti patung pemilik budak dari Konfederasi dalam Perang Sipil AS, sehingga terpaksa diturunkan.

Dilansir BBC Minggu (5/7/2020), presiden 74 tahun itu menyatakan bahwa simbol Konfederasi merupakan bagian dari warisan Negeri "Uncle Sam".

Dalam pidato untuk memperingati Hari Kemerdekaan di Mount Rushmore, dia mengutuk pergerakan anti-rasisme yang menyerbu patung.

Presiden dari Partai Republik tersebut mengatakan bahwa warisan nasional AS saat ini tengah terancam, dan menyerukan adanya patriotisme.

Taman itu, yang rencananya dibangun dekat Washington, bakal dibuka pada 4 Juli 2026.

Pemerintah negara bagian maupun organisasi sipil dipersilakan berdonasi.

Halaman
123
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved