Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Kapolres Bitung Perjuangkan Penghargaan untuk Almarhum Moh Kamidin

Di tengah pandemi Covid-19, beliau adalah garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa/ Tribun Manado / Christian Wayongkere
Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo dan Almarhum Kompol Moh Kamidin Kabag Ops Polres Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Almarhum Moh Kamidin Kabag Ops Polres Bitung, meninggal karena sakit di tengah-tengah melaksanakan tugas sebagai petugas Gugus tugas percepatan pandemi Covid 19 di kota Bitung, Sabtu (4/7/2020) kemarin.

Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo ikut merasakan kesedihan. Melihat dan disadari betul di tengah pandemi Covid-19, beliau adalah garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid 19.

Setiap menghadapi adanya penolakan terhadap pasien yang meninggal terduga Covid-19  ketika akan di kuburkan dengan protap Covid-19, almarhum menjadi tim negosiasi dan beberapa kali berhasil cegah penolakan yang bisa menyebabkan terjadinya penyebaran covid-19 berkat jasa beliau.

"Walaupun akhirnya beliau harus menghadapi hal yang sama. Kami yakin dan percaya amal bakti almarhum Tuhan akan senantiasa memberikan tempat yang terbaik," kata Kapolres saat diwawancarai di TPU Pinokalan Bitung, Sabtu (4/7/2020) malam.

RINCIAN 17 Kasus Covid-19 Minggu 5 Juli, Total Sudah 1.208 Kasus, Manado Masih Mendominasi

Atas dedekasi almarhum mendapat penghormatan luar biasa dari masyarakat Kota Bitung.

Disentil terkait apakah almarhum yang meninggal dalam tugas akan dinaikkan pangkatnya (anumerta), ini jawaban Kapolres.

"Masih kami perjuangkan. Memang sangat pantas atas dedikasinya dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19. Kami bangga atas dedikasi dan pengorbanan beliau," ujar Kapolres melalui pesan WA Minggu (5/7/2020).

Golkar Tompaso Baru Targetkan Michaela Paruntu Menang 75 Persen

Dari peristiwa ini Kapolres bilang, dapat disaksikan siapapun bahwa jabatan apapun dan kedudukan apapun mereka yang terkena pandemi dan diduga covid-19, tetap dilaksanakan protokol kesehatan mulai dari pemulasaran jenazah hingga pemakaman.

Karena ini merupakan kebutuhan semua, bukan hanya kepada mereka yang meninggal tetapi yang utama untuk kepentingan menyelamatkan kepentingan masyarakat banyak.

"Dalam pencegana covid-19 perlu bersatu untuk lebih sadar dalam tugas sehari-hari, menghindari penyebaran covid-19," tandasnya.(crz)

VAP Timbang Papa Rasky, Djelantik: Kalau Diminta Siapa Saja Tentu Siap

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved