Berita Boltim

Diduga Gelapkan Dana BUMDes, Mantan Sekdes Bukaka Dipanggil PMD, Tuti: Kami Beri Waktu Sebulan

Pokoknya kami hanya berikan waktu sebulan, kalau tidak ya mohon maaf kami harus lapor ke polisi agar yang bersangkutan bisa ditemui

Istimewa/PMD Boltim
Pencairan Dana Bumdes 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Terkait mantan Sekdes Bukaka Iswandi Mamonto yang diduga mencairkan dana BUMDes menggunakan SK pengurus BUMDes palsu yang bertanda tangan Sangadi Bukaka, mendapat perhatian khusus pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kepala PMD Uyun Pangalima melalui Kasie Fasilitas Sarana Prasarana Dan Bantuan Pembangunan Desa Tuti Logor mengatakan, pihak PMD telah memanggil Sangadi Bukaka, Mantan Sekdes, Bendahara BUMDes dan Ketua BUMDes untuk menjelaskan perihal pencairan dana BUMDes Rp 50 juta oleh Mantan Sekdes Bukaka.

"Akhir bulan Juni kami sudah memanggil mereka, dan Bendahara BUMDes yang tak lain istri dari mantan Sekdes yang telah mencairkan dana BUMDes tersebut, sudah mengakui bahwa perbuatan tersebut benar adanya dan mengaku suaminya (mantan Sekdes) salah," ucapnya, saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id.

Ia menjelaskan, hingga saat ini mantan Sekdes Bukaka tidak pernah datang saat diundang untuk musyawarah bersama.

Diduga Gelapkan Dana BUMDes Bukaka, Mantan Sekdes Gunakan SK Palsu

"Hanya istrinya yang datang, dan istrinya sudah mengakui, tapi si suaminya itu sampai sekarang tidak datang menghadap ke kami," ucapnya.

Terkait dana Rp 50 juta, menurutnya pihak Bendahara BUMDes yang tak lain adalah istri dari mantan Sekdes Bukaka tersebut mengaku akan mengembalikan dana tersebut.

"Namun mereka meminta waktu," ucapnya.

Tuti Logor menegaskan, akan memberikan waktu sebulan mulai dari 1 hingga 30 Juli kepada mantan Sekdes Bukaka datang dengan itikad baik menjelaskan, dan meluruskan masalah tersebut bersama Sangadi, Ketua BUMDes hingga pengurus BUMDes bersama pihak PMD.

Lokasi Wisata di Mitra Dibuka Kembali

"Kami di sini hanya memfasilitasi, saya harap mantan sekdes tersebut punya itikad baik untuk menghadap dan musyawarah bersama biar bagaimana pun dirinya telah mencairkan dana BUMDes menggunakan SK pengurus BUMDes, di mana dalam SK tersebut dirinya menjadi ketua BUMDes Bukaka, padahal hingga saat ini BUMDes Bukaka belum ada kepengurusan BUMDes baru," ucapnya.

Pihaknya dengan tegas akan melaporkan kasus tersebut ke ranah hukum apabila yang bersangkutan masih mangkir dalam undangan.

"Pokoknya kami hanya berikan waktu sebulan, kalau tidak ya mohon maaf kami harus lapor ke polisi agar yang bersangkutan bisa ditemui. Karena jujur saja yang bersangkutan susah dihubungi dan ditemui," ucapnya.

Wartawan Tribun Manado masih terus berusaha mengonfimasi hal ini kepada mantan Sekdes Bukaka Iswandi Mamonto, namun nomor seluler miliknya tidak aktif.

Tribun terus mencari informasi terkait keberadaan Iswandi bahkan kerabat dan temannya pun tak tahu yang bersangkutan ada di mana. (nur)

10 Tahun Hadir di Bolsel, Warga Sinandaka Pertanyakan Sumbangsih PT SKJ

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved