Breaking News:

BUMN

Erick Thohir Beberkan Penyebab Banyaknya Korupsi di BUMN Menurut Versinya

Upaya Menteri BUMN Erick Thohir ini lantaran telah menemukan 53 kasus korupsi di BUMN yang merugikan negara.

Capture Youtube Metro TV
Menteri BUMN Erick Thohir ungkap sosok yang akan pimpin Perusahaan Gas Negara (PGN). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri BUMN Erick Thohir dikabarkan menemukan 53 kasus korupsi di BUMN yang telah merugikan negara.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merencanakan akan bersih-bersih struktur manajemen dan merampingkan jumlah perusahaan pelat merah.

"Terjadi banyak sekali kasus korupsi, beberapa tahun ini saja sudah terjadi 53 kasus korupsi di BUMN," ujar Erick dalam video conference Kamis (2/7).

Ia menilai kasus-kasus tersebut terjadi karena banyaknya direksi memainkan peran ganda menjalankan BUMN. Utamanya mencampurkan urusan bisnis dengan pelayanan publik.

"BUMN dulunya memegang peran ganda untuk memenuhi nilai ekonomi dan pelayanan publik.

Tribunnews/Herudin Menteri BUMN, Erick Thohir
Tribunnews/Herudin Menteri BUMN, Erick Thohir ((Tribunnews/Herudin))

Tetapi problemnya karena ini garis merahnya tidak jelas, akhirnya para direksi sendiri mencampuradukkan antara penugasan dan bisnis yang benar," tutur Erick.

Guna mencegah kasus korupsi terjadi di tubuh BUMN, Erick akan terus melakukan konsolidasi dan restrukturisasi.

Tak hanya itu, Ia ingin kementerian BUMN terus melakukan transformasi sehingga memiliki penugasan yang jelas sebagai korporasi.

Ia ingin dengan menjalankan strategi tersebut, BUMN bisa memberikan peranan ekonomi yang sehat bagi negara.

Keseriusan Erick Thohir dalam berbenah sudah dilakukan dengan memangkas jumlah perusahaan pelat merah dari 142 entitas menjadi 107 entitas saat ini.

Halaman
12
Editor: Frandi Piring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved