Breaking News:

Kesehatan

Avokad Dipercaya Bikin Gemuk, Benarkah?

"Jangan salah, alpukat adalah salah satu makanan paling lengkap yang bisa Anda makan," kata Kris Sollid.

Editor: Isvara Savitri
NET
Ilustrasi 

Sebagian besar lemak tak jenuh tunggal adalah asam oleat, yaitu asam lemak yang sama pada zaitun dan minyak zaitun. Jenis lemak ini dianggap sangat sehat.

Sejumlah penelitian menunjukkan, asam oleat dapat menurunkan peradangan dan risiko terkena penyakit jantung.

Lemak tak jenuh yang terdapat pada alpukat juga diketahui memiliki khasiat memperbaiki kadar kolesterol dan mencegah kerusakan pada pembuluh darah.

Hal itu karena lemak tak jenuh dalam avokad akan bekerja sebagai antioksidan dalam tubuh. Antioksidan sendiri juga dipercaya sebagai zat yang bisa menghambat penuaan tubuh.

Jika Anda takut menjadi gemuk setelah makan alpukat, nutrisi pada buah lonjong itu memiliki manfaat sebaliknya.

Melansir dari Live Strong, sebuah studi yang terbit dalam Nutrition Jornal tahun 2013 menunjukkan makan alpukat dapat meningkatkan perasaan kenyang, yang membantu meningkatkan penurunan berat badan.

Secara keseluruhan, alpukat adalan makanan sehat. Konsumsi buah ini bisa menurunkan berat badan dan mengurangi kolesterol.

Meski begitu, Anda tetap harus memvariasikan jenis makanan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mitos atau Fakta, Konsumsi Alpukat Bikin Gemuk?".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved