Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Pandemi Corona, Karier Seleb Bollywood Hancur, Aktor Ini Rela Beralih Profesi Berjualan Sayur

Setelah beberapa tahun berlalu ternyata kini aktor tersebut beralih profesi dengan berjualan sayur di pasar.

Tayang:
(Twitter/Dolly Bindra)
Aktor Bollywood Javer Hyder sedang berjualan sayur di pasar di tengah pandemi virus corona yang melanda seluruh dunia, termasuk India 

TRIBUNMANADO.CO.ID, INDIA - India kini telah mencatatkan lebih banyak kasus infeksi virus corona daripada China dengan 90.927 kasus dan 2.872 kematian, berdasarkan data hingga Sabtu (16/5/2020).

Sebagian besar kasus infeksi di India terdapat di kota-kota besarnya yang menjadi pusat kegiatan ekonomi.

Hampir sepertiga kasus di India tercatat di ibu kota Delhi yang memiliki populasi 19 juta jiwa.

Sehingga Virus corona yang mewabah pun tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun sektor ekonomi pun turut berdampak karenanya.

China Bikin Eksperimen Gila, Monyet Hatinya Dicangkok, Ahli Bedah Sebut DNA Manusia Dapat Dimasukkan

Tak sedikit karyawan yang terpaksa harus di-PHK karena kondisi finansial yang tidak stabil. Bahkan beberapa artis pun mengaku kehilangan job atas kondisi tersebut.

Hal itu juga dirasakan oleh aktor Bolywood yang pernah muncul dalam film Ghulam bersama Aamir Khan dan Rani Mukerji, Javed Hyder.

Melansir Kompas.com, setelah beberapa tahun berlalu ternyata kini aktor tersebut beralih profesi dengan berjualan sayur di pasar.

Hal tersebut diketahui melalui sebuah video yang diunggah oleh aktris Dolly Bindra di akun Twitter-nya.

Padahal Javed telah terjun di industri film Bollywood sejak kecil.

Diketahui jika sang aktor pernah muncul dalam film seperti Baabarr pada tahun 2009.

Selain itu pada 2012 ia juga ikut berperan dalam serial televisi seperti Jeannie Aur Juju.

Serta pada tahun 2017 dia pernah bermain dalam film drama Life Ki Aisi Ki Taisi.

Dalam video yang diunggah Dolly memperlihatkan jika sang aktor tengah sedang menyanyi lip-syinc ‘Duniya Mein Rehna Hai’ sambil membungkus tomat untuk pembeli.

Ia terlihat menggunakan sebuah sapu tangan yang tergantung di lehernya.

Diduga kemungkinan sapu tangan tersebut digunakan sebagai masker bagi Javed.

Ternyata video yang diunggah Dolly bukanlah satu-satunya, sebab Javed sendiri pernah beberapa kali mengunggah video dirinya sedang memainkan aplikasi Tik-Tok.

Deretan 5 Anak Muda Paling Tajir di Dunia, Ada yang Kelahiran 1995

India Jadi Episentrum Baru Virus Corona di Asia

India kini telah mencatatkan lebih banyak kasus infeksi virus corona daripada China dengan 90.927 kasus dan 2.872 kematian, berdasarkan data hingga Sabtu (16/5/2020).

Sebagian besar kasus infeksi di India terdapat di kota-kota besarnya yang menjadi pusat kegiatan ekonomi.

Dilansir dari Straits Times, Sabtu (16/5/2020), hampir sepertiga kasus di India tercatat di ibu kota Delhi yang memiliki populasi 19 juta jiwa.

Sementara kota Mumbai yang memiliki 17.512 kasus Covid-19 telah menyaksikan infrastruktur kesehatannya berada di bawah tekanan.

Selain rumah sakit yang kewalahan, ada sekitar 487 personel polisi dinyatakan positif Covid-19.

Virus itu menyebar melalui daerah-daerah kumuh di India, sehingga menimbulkan kekhawatiran utama bagi para pembuat kebijakan.

Pengendalian virus

Di Dharavi, daerah kumuh terbesar di Asia, melaporkan 84 kasus baru pada Jumat (15/5/2020), menjadikan total kasus di daerah itu menjadi 1.145 dengan 45 kematian.

Para ahli mengatakan, mengembalikan ekonomi India ke jalur yang cepat akan tergantung pada pengendalian virus di kota-kota topnya.

Kota-kota lain yang mencatat jumlah infeksi tinggi adalah Chennai dan Ahmedabad dengan masing-masing 5.946 dan 7.17 kasus pada Jumat.

"Semakin jelas bahwa Covid-19 tidak akan hilang dengan segera, ekonomi perlu dikelola bersamaan dengan risiko infeksi yang terus-menerus, mungkin untuk jangka waktu yang lama," kata Rishi Sahai, Direktur Pelaksana perusahaan penasihat keuangan Cogence Advisors.

Menurutnya, 130 distrik yang dikategorikan sebagai zona merah saat ini adalah beberapa daerah yang paling urban dan penyumbang 41 persen ekonomi nasional serta 38 persen dari output industri India.

"Menemukan metode untuk menjaga distrik zona merah ini tetap aman dan operasional akan sangat penting dalam menjaga kegiatan ekonomi berkelanjutan," kata dia.

Kim Jong Un Naik Pitam, Geram dengan Foto Istrinya yang Diedit Buat Bahan Ejekan, Berikut Pelakunya

Penerapan lockdown 

Negara terpadat kedua di dunia itu menerapkan penguncian wilayah atau lockdown penuh sejak 25 Maret yang menghentikan seluruh kegiatan ekonomi negara.

Namun, Perdana Menteri Narendra Modi telah melonggarkan pembatasan, sehingga memungkinkan kegiatan ekonomi dilanjutkan.

Toko-toko telah dibuka kembali. Kantor-kantor kembali beroperasi dengan 33 persen dari tenaga kerja mereka dan warga hanya diperbolehkan keluar rumah antara jam 7 pagi sampai jam 7 malam.

Meski pemerintah telah mengklaim tingkat infeksi secara nasional melambat, tapi angka infeksi baru masih terus mengalami peningkatan.

Menerapkah jarak sosial atau physical distancing di tengah pelonggaran penguncian akan menjadi tantangan besar bagi kota-kota yang penuh sesak warga.

Namun, ada banyak perdebatan di antara daerah mengenai langkah selanjutnya dalam menangani virus corona.

Pemerintah Delhi sangat ingin membuka ibu kota dan melanjutkan semua kegiatan ekonomi, sementara yang lain seperti pemerintah Telangana telah mengumumkan penguncian akan berlanjut hingga 29 Mei.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aktor Lawan Main Aamir Khan Jual Sayur demi Bertahan Hidup"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved