Bolmong
Bolmong Sumber Pangan Utama di Sulawesi Utara (Sulut), Tetapi Ada 132 Anak Kategori Stunting
Bolmong dikenal sebagai daerah lumbung beras di Provinsi Sulut, tetapi masih mencetak sebanyak 132 anak kategori stunting.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang membeber, ironi stunting di Bolmong.
Hal itu disampaikan Tahlis Gallang saat membuka kegiatan pertemuan rembuk stunting di Aula Pertemuan Lantai 2 Kantor Bupati Bolmong di Lolak, Senin (29/6/2020).
Sekda Tahlis Gallang saat itu menandatangani komitmen bersama Percepatan Penanganan Stunting,
"Bolmong dikenal sebagai daerah lumbung beras di Provinsi Sulut. artinya, bahwa sumber pangan utama di Sulut ada di Kabupaten Bolmong, akan tetapi masih mencetak sebanyak 132 anak kategori stunting," kata dia.
Menurut dia, stunting bukan hal sepele. Hal itu merupakan pertanda masih ada kesenjangan sosial di masyarakat.
Menurut Tahlis, Stunting jarang terjadi kepada masyarakat yang kehidupannya sudah sejahtera.
“Hal itu bisa saja dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Kita harus bekerja bersama, walupun investasi tengah bermunculan di Bolmong, masalah ini tak boleh luput dari perhatian kita. Tak elok jika sumber kekayaan Bolmong berlimpah ruah mulai dari emas, pangan, hasil perkebunan dan pertambangan bahkan ada PT Conch, namun masih banyak anak yang mengalami Stunting,” jelasnya.
Hal ini, kata dia, merupakan PR pihaknya ke depan. Ia mengajak semua pihak untuk terus berembuk dan bersinergi guna mencari solusi terbaik.
“Maka dengan begitu kita perlu berembuk untuk menstrategikan apa saja yang perlu diperbuat," katanya.
Turut Hadir, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, Kepala Bappeda Yarlis Hatam, Kepala Dinas Kesehatan Erman Paputungan. (Art/rls)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sekretaris-daerah-sekda-kabupaten-bolaang-mongondow-bolmong-tahlis-gallang-45853.jpg)