Breaking News:

NEWS

Waspada, BPOM Larang Masyarakat Beli 3 Obat Ini yang Disebut Penyembuh Covid-19: Itu Obat Keras

ketiga obat tersebut tergolong obat keras sehingga memerlukan pengawasan dokter dalam proses konsumsinya.

Editor: Rhendi Umar
(hellosehat.com)
Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat diminta berhati-hati dalam membeli sejumlah obat.

Direktur Registrasi Obat BPOM Rizka Andalucia mengimbau aga masyarakat tidak membeli obat hydroxychloroquine, chloroquine dan dexamethasone tanpa resep dokter untuk mengobati infeksi virus corona (Covid-19).

Sebab, ketiga obat tersebut tergolong obat keras sehingga memerlukan pengawasan dokter dalam proses konsumsinya. 

"Kami mengimbau pada masyarakat untuk tidak menggunakan atau mendapatkan baik hydroxychloroquine, chloroquine maupun dexamethasone secara bebas," kata Rizka dalam konferensi persnya di Graha BNPB, Jakarta, Senin (29/6/2020). 

"Harus dengan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter," lanjut dia. 

Selain itu, Rizka juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiga obat tersebut di toko distribusi farmasi yang legal.

Masyarakat juga diimbau tidak membeli obat melalui toko online yang tidak terpercaya demi terjaminnya keamanan pribadi. 

"Sehingga janganlah membeli obat sesuai dengan keinginan sendiri," ungkap dia. 

Diberitakan sebelumnya, tiga obat tersebut digunakan dunia untuk sementara membantu pengobatan pasien yang terjangkit Covid-19.

Namun, ketiga obat tersebut bukan obat utama yang khusus diciptakan untuk menyembuhkan Covid-19. 

Sampai saat ini dunia belum berhasil menemukan obat ataupun vaksin yang tepat untuk mencegah dan mengobati manusia tertular penyakit Covid-19.

KLIK TAUTAN AWAL: https://nasional.kontan.co.id/news/awas-ini-tiga-obat-yang-tidak-boleh-digunakan-secara-bebas-oleh-bpom

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved