News

Tuntaskan Masalah Perkebunana Makawembang, Mangala: Akan Diregis Kalau Itu Lahan Pemerintah

Pemkab Minahasa menggelar rapat lanjutan penyelesaian masalah Tanah perkebunan Makawembeng di Ruang sidang Kabupaten Minahasa, Senin (29/6/2020).

Istimewa
Pemkab Minahasa menggelar rapat lanjutan penyelesaian masalah Tanah perkebunan Makawembeng 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Pemkab Minahasa menggelar rapat lanjutan penyelesaian masalah Tanah perkebunan Makawembeng di Ruang sidang Kabupaten Minahasa.

Pada rapat kali ini Bupati Minahasa Dr Ir Royke Roring MSi dan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi memimpin langsung rapat lanjutan penyelesaian masalah tanah perkebunan Makawembeng.

Menurut Asisten, bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa hari ini melaksanakan rapat lanjutan dari rapat sebelumnya, dimana mendengarkan penjelasan dari Pihak BPN tentang batas wilayah hutan lindung, tanah Pasini dan Tanah Negara.

Ia mengatakan, apabila persoalan tanah Perkebunan di Makawembeng terkait dengan hutan lindung, maka secara pasti tanah tersebut akan di kembalikan sebagai hutan lindung, sementara kalau hal itu masuk dalam hal tanah pasini.

"Maka Pemkab akan berpatokan pada regis tanah di Kelurahan maupun Desa, dan apabila kalau itu tanah Negara nanti akan dilihat apabila tidak ada saling klaim, maka akan di usulkan untuk diregis," katanya.

Pemerintah Kabupaten Minahasa juga menghimbau agar senantiasa mengedepankan suasana rukun dan damai, karena ini adalah warisan leluhur dari tua-tua dulu.

Rapat dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, MSi, Assisten Perekonomian dan Pembangunan Wenny Talumewo, Kapolsek Tolimambot JR Sinaga, Kepala Seksi Infrastruktur Pertahanan BPN Minahasa, Kodim 1302 Minahasa Danny Saraun, Lurah Kampung Jawa, Hukum Tua Marawas, Hukum Tua Tonsea Lama, Lurah Ranowangko, tokoh Masyarakat.

BERITA TERPOPULER :

 Tokoh Pemuda Maluku Sebut John Kei Cuma Cari Muka, Anak Buahnya Ternyata Tinggal Sedikit

 Dirut RSUD Soetomo Tak Paham dengan Pernyatan Tri Rismaharini: Apa yang Dimaksud

 59 Aplikasi HP Milik China Diboikot India, Termasuk Bigo Live hingga TikTok, Krisis di Perbatasan

TONTON JUGA :

Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved