Sulut

Johny Lengkong Sebut Jika Calon Tiga Pasang di Pilgub Sulut, Berpeluang Incumbent Menang

Pengamat Politik Sulawesi Utara (Sulut), Dr Johny Peter Lengkong SIP MSi mengatakan potensi lebih dari dua pasangan calon (paslon) kandidat di Pilgub.

ISTIMEWA
Pengamat Dr Johny Peter Lengkong 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengamat Politik Sulawesi Utara (Sulut), Dr Johny Peter Lengkong SIP MSi mengatakan potensi lebih dari dua pasangan calon (paslon) kandidat di Pilgub Sulut memang sedang terjadi pada saat ini dan bisa untungkan incumbent atau petahana.

"Potensi dua atau tiga bakal paslon merupakan dinamika yang sementara terjadi pilgub Sulut 2020," kata dia saat dihubungi oleh Tribun Manado, Selasa (30/6/2020).

Dikatakan dia, penetapan paslon tentu saja menunggu tahapan selanjutnya dari KPU. Masing-masing bakal paslon pasti memiliki strategi untuk berupaya menjadi pemenang.

Terkait berapa banyak paslon yang akan muncul apakah 2 atau 3, ia mengatakan tentu berpengaruh terhadap potensi perbedaan.

Dalam sebuah kontestasi politik pasti akan terjadi dukung-mendukung, perbedaan dukungan, perbedaan pilihan, dan sampai pada gesekan kepentingan yang terjadi di masyarakat.

Lebih lanjut kata pengamat itu, hal ini merupakan suatu hal yang wajar terjadi tetapi untuk sampai pada konflik atau perpecahan masyarakat setelah Pilkada itu tidak akan terjadi.

"Karena hal ini didasarkan pada iklim budaya politik masyarakat Sulut yang relatif dewasa dalam berpolitik," ungkapnya.

Ia menyebut, masyarakat di Bumi Nyiur Melambai sudah bisa mengantisipasi potensi hal yang merusak atau destruktif.

"Masyarakat Sulut sudah teruji dalam mengantisipasi potensi destruktif yang dapat merugikan daerah, didasarkan pada pengalaman Pemilu/Pilkada sebelumnya," ucapnya.

Hal ini menurutnya sudah merupakan Fasade Politik (Wajah/karakter budaya politik Sulut).

Sementara itu, terkait apabila terdapat tiga paslon apakah menguntungkan petahana, ia mengatakan potensi itu bisa saja benar.

Tentu saja asumsi ini ada kebenaraanya mengingat petahana memiliki gambaran yang lebih nyata terhadap basis utama pendukung dan basis potensial pendukung jika dibandingkan dengan paslon yang lain.

Dikatakan Dr Johny lebih lanjut, terlebih bahwa paslon yang lain masih mencari pemilih potensial. Semakin banyak jumlah paslon peluang petahana lebih besar untuk menang.

Penulis: Dewangga Ardhiananta
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved