NEWS

Donald Trump jadi 'Buronan' Iran, Bakal Dikejar Meski Jabatan Presiden Sudah Berakhir

Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta Interpol membantu menahan.

REUTERS/LUCAS JACKSON
Suasana saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berkampanye di Charlotte, North Carolina, 2 Maret 2020. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika serikat Donald Trump dan puluhan orang lainnya yang diyakini melakukan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan seorang jenderal top Iran di Baghdad.

Atas hal tersebut Senin (29/6/2020), Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta Interpol membantu menahan.

Melansir Al Jazeera, Jaksa Teheran Ali Alqasimehr mengatakan pada hari Senin bahwa Trump, bersama dengan lebih dari 30 lainnya, terlibat dalam serangan 3 Januari yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani.

Menurut kantor berita ISNA, mereka menghadapi tuduhan pembunuhan dan terorisme.

Alqasimehr tidak mengidentifikasi orang lain yang dicari selain Trump.

Akan tetapi, dia menekankan Iran akan terus mengejar Trump bahkan setelah masa jabatan kepresidenannya berakhir.

Interpol, yang berbasis di Lyon, Prancis, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa konstitusinya melarangnya melakukan

"intervensi atau kegiatan apa pun yang bersifat politik, militer, agama atau ras".,

"Karena itu, jika atau ketika ada permintaan seperti itu dikirim ke Sekretariat Jenderal, Interpol tidak akan mempertimbangkan permintaan seperti ini," demikian pernyataan Interpol seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Utusan AS untuk Iran Brian Hook menggambarkan tindakan itu sebagai "aksi propaganda".

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved