Hak untuk Perempuan

Tak Hanya Cuti Haid & Melahirkan, Ini Daftar Hak-hak Perempuan yang Bekerja di Perusahaan

Disamping cuti haid dan melahirkan, perempuan bekerja ternyata memiliki hak untuk mendapatkan jaminan akan keamanan diri.

TribunWow.com
Ilustrasi Wanita karir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini hak-hak yang harus didapatkan dari perusahaan untuk pekerja perempuan.

Perlu diketahui, hak perempuan tersebut bukan hanya cuti melahirkan, ada juga cuti haid dan lain-lain.

Menurut informasi yang ada, hak cuti untuk perempuan telah diatur dalam UU yang ada.

Mengutip dari Kompas.com (29/1/2020), cuti haid sebenarnya sudah berlaku di Indonesia sejak 2003. Hak cuti tersebut diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pada undang-undang tersebut tertulis bahwa pekerja perempuan berhak mengajukan cuti pada hari pertama dan kedua saat haid datang.

Bahkan, berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Konvensi International Labour Organization (ILO), ada sederet hak lain yang dimiliki perempuan di dunia kerja.

Namun sayang, hak-hak ini pun banyak yang belum diketahui oleh para pekerja wanita. Apa saja?

Ilustrasi
Ilustrasi (SHUTTERSTOCK)

1. Perlindungan selama kehamilan

Disamping cuti haid dan melahirkan, perempuan bekerja ternyata memiliki hak untuk mendapatkan jaminan akan keamanan diri selama bekerja, terutama pada masa kehamilan.

Jaminan ini di antaranya berupa waktu istirahat yang cukup, hingga pembatasan aktivitas yang berhubungan dengan mesin.

Halaman
1234
Editor: Bravi Pangajouw
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved