Breaking News:

Nasional

Sri Mulyani Singgung Kejengkelan Presiden Jokowi, Hati-hati Alirkan Dana: Kita Dipantau 5 Institusi

Sri Mulyani pun mengatakan, kehati-hatian tersebut memang baik agar tidak terjadi moral hazard atau penyimpangan ketika kebijakan tersebut dijalankan.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com/YOGA SUKMANA
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah kini sangat berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan strategis di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang sedang melanda tanah air.

Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, di mana pihak pemerintah penuh dengan kehati-hatian dalam mengalirkan dana.

Pasalnya, pemerintah dipantau oleh lima institusi Negara.

Dalam proses penanganan krisis kesehatan dan krisis perekonomian dan sosial yang disebabkan oleh Covid-19, pemerintah perlu melakukan revisi atas aturan-aturan yang sudah pernah dibuat sebelumnya.

Alasannya, agar jalannya penanggulangan krisis bisa berlangsung cepat dan tidak menimbulkan risiko lebih besar ke depan.

Bendahara Negara itu pun mengungkapan, saking hati-hatinya pemerintah dalam membuat terobosan kebijakan di tengah krisis,

maka dilibatkan hingga lima institusi dalam proses perumusan, yakni Polri, BPKP, Jaksa Agung, KPK, hingga BPK.

"Sekarang setiap kita mengambil keputusan ada empat sampai lima instirusi yang melototin kita, mulai dari kepolisian, kejaksaan, BPKP, LKPP, KPK, kemudian nanti diaudit oleh BPK, dan nanti akan ditanyai oleh DPR," ujar Sri Mulyani ketika melakukan rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (29/6/2020).

Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam aku instagramnya
Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam aku instagramnya (Instagram @smindrawati)

Sri Mulyani pun mengatakan, kehati-hatian tersebut memang baik agar tidak terjadi moral hazard atau penyimpangan ketika kebijakan tersebut dijalankan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved